Ketum KONI Pusat Ingatkan PB PABERSI: Prestasi Tinggi Harus Tanpa Doping!

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman mengukuhkan dan melantik Ketum Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PB.PABERSI) masa bakti 2024-2028 Anna Maria dan jajarannya pada 27 Februari 2026.
Marciano mengapresiasi prestasi atlet angkat berat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara Tahun 2024, terbukti dengan adanya pemecahan rekor.
Bertempat di GOR PABSI ‘Seuramoe Angkat Besi Harapan Bangsa’, Stadion Harapan Bangsa (SHB), Aceh, tercatat empat rekor PON yang dipecahkan oleh Widari dari Kalimantan Timur pada kelas 47 kg putri, Syaifahmi Riski atlet kebanggaan Riau pada kelas 59 kg putra, serta dua atlet dari Jawa Barat, Maria Magdalena pada kelas 84 kg putri dan Fitria Martiningsih pada kelas +84 kg putri.

Ketum KONI Pusat berharap prestasi semakin baik, bahkan dapat berprestasi di kancah internasional termasuk SEA Games yang tengah diperjuangkan PB.PABERSI agar mempertandingkan angkat berat.
Hal terpenting adalah sportivitas harus dijunjung, khususnya melawan penggunaan doping bagi atlet.
Sebelumnya, Anna Maria menyampaikan pesan kepada jajarannya. “Kita harus berjuang lagi untuk beberapa tahun mendatang,” tandasnya.

Anna berharap angkat berat dipertandingkan pada PON. Penyelenggaraan terdekat adalah PON Indoor dan PON Remaja yang direncanakan tahun depan.


