​PB MI Gelar Rakernas 2026, Targetkan 2 Emas di SEA Games Malaysia 2027

Ketua Umum (Ketum) Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman memberikan pesan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB.MI) Tahun 2026 di Hotel Bidakara, pada Jumat, 10 April 2026. 

Apresiasi mengawali sambutan Ketum KONI Pusat. KONI Pusat secara khusus memberikan penghormatan yang tinggi kepada PB. MI dan Pengprov Muaythai Indonesia atas 1 perak dan 4 perunggu pada SEA Games Thailand 2025 dan juga atas keikutsertaan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut). 

Adapun ketika PON XXI Aceh-Sumut 2024, juara umumnya adalah Jawa Timur, diikuti Jawa Barat dan Aceh sebagai juara ketiga. 

“Rangkaian prestasi PB.MI tidak akan tercapai bila saudara saudara tidak bekerja keras,” kata Ketum KONI Pusat.

Akan tetapi, tidak boleh merasakan prestasi tersebut cukup. “Kita tidak boleh berpuas diri, dalam Rakernas ini dibahas apa yang perlu diperbaiki,” sambungnya. 

Marciano juga ingatkan agar Rakernas membahas PON Bela Diri Tahun 2026 di Sulawesi Utara.

Terkait keorganisasian, Marciano ingatkan untuk patuh pada aturan dan didasari semangat untuk Merah Putih. 

“Jangan bergerak liar, di luar AD/ART. Atlet tidak boleh menjadi korban karena konflik pengurusnya. Organisasi ini besar karena diperkuat oleh orang-orang yang tidak pernah lelah berkarya untuk Indonesia,” jelas Marciano.

Menpora RI Erick Thohir mendukung amanah Ketum KONI Pusat. “Arahan dari KONI Pusat konkret, fokus PON Bela Diri, dan fokus AD/ART untuk payung hukumnya,” terangnya.

“Muaythai ini olahraga unik. Ini bagian untuk intropeksi dan menata ulang untuk ke depannya.

Kita harus bisa seperti Thailand. Diadaptasi ke budaya Indonesia yang menjadi Muay indonesia,” pesan Menpora RI. 

Ketum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari yang hadir juga menyampaikan dukungan kepada PB. MI.

“Setiap olahraga bela diri, napasnya itu adalah pertandingan, baik nasional dan internasional. Semakin banyak pertandingan itu sebetulnya dinamika organisasinya semakin berkurang, maka saya rasa ketum PB. MI harus sering bikin pertandingan,” terang Okto.

Ketum PB.MI masa bakti 2022-2026 La Nyalla Mahmud Mattalitti mengawal sambutannya dengan menyinggung adanya oknum dalam organisasi yang menyebarkan fitnah. 

Selanjutnya, ia sampaikan tujuan Rakernas kali ini. “Anggota PB MI yang hadir di sini harus siap menyongsong organisasi. Salah satunya adalah Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri Tahun 2026 di Sulawesi Utara,” katanya. 

“Kejuaraan Nasional dan Road to SEA Games Malaysia 2027,” sambungnya menerangkan agenda penting tahun ini. 

“Mudah-mudahan PB MI mendapatkan 2 medali emas,” sebut La Nyalla tentang target tahun depan yang dipersiapkan sejak tahun ini. 

author avatar
Tirto Prima Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *