Telah Mengabdi untuk Silat 34 Tahun, Prabowo Subianto Pamit pada Munas XVI PB IPSI

Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB.IPSI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) XVI dalam rangka menetapkan Ketua Umum PB. IPSI masa bakti 2026-2030 pada Sabtu 11 April 2026, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Tema yang diusung adalah “Pencak Silat mendunia menuju Olimpiade”.

“Hari ini bagi saya hari yang penuh kebahagiaan dan penuh kehormatan, hari ini saya terhitung telah mengabdi di Pencak Silat selama 34 tahun,” ujar Ketum PB IPSI masa bakti 2021-2025 Jenderal TNI Purn Prabowo Subianto. 

Setelah beberapa periode memimpin PB. IPSI, Prabowo pamit undur diri demi Indonesia. “Saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak lanjutkan sebagai Ketum PB IPSI karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya,” lanjutnya. 

“Pembinaan IPSI akan lebih dahsyat lagi,” tegasnya optimistis dan menjamin tetap mendukung perkembangan Pencak Silat.

“Pencak Silat harus kita jaga, kita lestarikan dan kita bina karena bagian dari budaya kita dan ilmu kesatria,” sambung Prabowo. 

“Bangsa yang besar, adalah bangsa yang menghormati budayanya sendiri,” ucapnya. “Pencak Silat mencerminkan kepribadian bangsa kita,” tambah Prabowo.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam membina olahraga Pencak Silat di Indonesia.

“Kehadiran Bapak Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia menjadi kebanggaan sekaligus catatan sejarah bagi masyarakat olahraga pencak silat dan olahraga Indonesia secara umum,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa perhatian pemerintah terhadap olahraga semakin nyata melalui implementasi Asta Cita ke-4 dalam hal peningkatan prestasi olahraga nasional.

“KONI Pusat bersama seluruh anggota berkomitmen untuk terus mendorong pencapaian prestasi yang membanggakan bagi Indonesia. KONI Pusat juga meyakini bahwa cita-cita besar Pencak Silat Goes to Olympic dapat terwujud melalui penguatan sosialisasi dan pembinaan di berbagai negara, dengan dukungan diplomasi internasional yang berkelanjutan,” lanjut Marciano. 

Sebagai olahraga asli Indonesia yang menjadi kebanggaan bangsa, pencak silat akan terus didukung untuk dipertandingkan dalam ajang nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) serta PON Bela Diri. 

Sejumlah prestasi membanggakan telah berhasil diraih oleh atlet pencak silat Indonesia di berbagai ajang internasional, di antaranya:

  • Juara umum SEA Games Thailand 2025 dengan raihan 4 medali emas, 1 medali perak, dan 7 medali perunggu.
  • Juara umum World Pencak Silat Championship 2024 di Abu Dhabi dengan 11 medali emas, 7 perak, dan 5 perunggu.
  • Dominasi pada Junior World Pencak Silat Championship 2024 dengan perolehan 11 medali emas.
  • Juara umum World Pencak Silat Championship 2022 di Melaka, Malaysia dengan 11 medali emas, 9 perak, dan 8 perunggu.
author avatar
Tirto Prima Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *