KONI Sulsel 2025-2029 Resmi Dilantik, Tantangan Lahirkan Atlet Berprestasi Dunia

Sulawesi Selatan merupakan satu provinsi yang memiliki atlet-atlet Indonesia berprestasi dunia. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.

Pertama, ada nama Kusuma Wardhani, salah satu Srikandi dari cabang olahraga panahan yang mempersembahkan medali perak Olimpiade 1988 di Seoul. Medali tersebut juga medali pertama Indonesia pada Olimpiade.

Atlet kedua, yakni Asnawi Mangkualam, pemain sepak bola yang menjadi juara Piala AFF U-22 2019, Juara Liga 1 Indonesia 2022-2023.

Ketiga, nama Rahmat Erwin Abdullah dari angkat besi yang terakhir saat mewakili Sulsel pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, meraih emas serta memecahkan 3 rekor PON kelas 73 kg putra dan juara Asian Games Hangzhou 2023.

Beranjak ke multievent terkini, yakni SEA Games Thailand 2025, beberapa atlet Sulsel turut wakili Indonesia. Kebanyakan dari sepak takraw, seperti Brigpol Andi Try Sandi Saputra yang meraih perak Mix Quadran dan 1 perunggu tim regu; Rusdi yang meraih 1 perak dan 2 perunggu; Kusnelia peraih 1 perak Mixed Quadran, dan Hardiansyah 1 perak Mixed Quadran.

Ada juga, Nawrah Qanitah Zhafirah dan Khansa Fathiyyah Zahrani yang meraih 1 perunggu renang artistik.

Namun begitu, secara provinsi, Sulsel butuh evaluasi karena prestasinya relatif turun pada PON. Sulsel sempat tembus 10 besar nasional pada PON XVIII/2012 Riau, menempati peringkat 7 dengan 19 emas, 17 perak dan 21 perunggu.

Bandingkan dengan PON terakhir, PON XXI Aceh-Sumut 2024 Sulsel berada di peringkat 16 dengan 10 emas, 19 perak dan 32 perunggu dan PON Bela Diri 2025 di Kudus juga menempati peringkat 16 dengan 2 emas, 1 perak dan 5 perunggu.

Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi kepengurusan KONI Sulsel yang dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman pada 8 Mei 2026 di Ballroom Sandeq A Hotel Claro, Makassar.

Di bawah kepemimpinan Ketum KONI Sulsel masa bakti 2025-2029 Ir. H. Darmawangsyah Muin, KONI Sulsel diharapkan terus produktif mengantar atlet meraih prestasi.

“Tata kelola organisasi menjadi prioritas, hanya dengan akuntabilitas yang baik, publik dapat menerima kita dengan baik. Oleh karenanya, saya titipkan kepada Ketum KONI Sulsel,” kata Ketum KONI Pusat memberikan pesan.

“Jalin hubungan baik dengan semua pihak, hanya dengan itu, prestasi dapat kita capai,” lanjutnya.

Dalam sambutannya, Darmawangsyah sampaikan target terukur kepengurusannya. “Target kita pada PON XXII/2028 NTT-NTB adalah 10 besar, tentu ini tidak mudah. Dibutuhkan kerja sama,” katanya.

Ia menegaskan seluruh pengurus bertujuan mewujudkannya. “Apapun jabatan kita, tujuan kita satu, yaitu ingin membawa Sulawesi Selatan mencapai 10 besar,” sambung pria yang mengemban amanah sebagai Wakil Bupati Gowa.

“Prestasi KONI adalah prestasi Sukses, apapun itu, hasil PON yang akan datang adalah komitmen masyarakat Sulsel,” lanjutnya.

Ketum KONI Pusat memotivasi target tersebut. “Target masuk 10 besar pada PON XXII/2028 Nusa Tenggara, saya rasa keinginan itu bukan keinginan yang tidak beralasan karena apa? dalam catatan saya bahwa pada PON ke-18 tahun 2012 di Riau, Sulawesi Selatan pernah menduduki peringkat ke-7,” jelasnya.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman diwakili Kadispora H. Suherman menyebut bahwa sukses gudang atlet berprestasi.

“Pemprov Sulsel berkomitmen mendukung PON XXII/2028 NTT-NTB dan event olahraga lainnya,” tegas Gubernur Sulsel.

author avatar
Tirto Prima Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *