Marciano Norman Lantik Pengurus KONI Kalimantan Timur 2026-2030, Targetkan Prestasi Lebih Tinggi
Kalimantan Timur terus menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu provinsi dengan pembinaan olahraga prestasi terbaik di Indonesia. Dalam empat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) terakhir, Kalimantan Timur selalu menjadi provinsi terbaik di Pulau Kalimantan sekaligus mampu mempertahankan posisi 10 besar nasional.

Prestasi tersebut ditunjukkan dengan menempati peringkat kelima pada PON XVIII Tahun 2012 di Riau dan PON XIX Tahun 2016 di Jawa Barat. Selanjutnya, kontingen Kalimantan Timur berada di peringkat ketujuh pada PON XX Papua Tahun 2021 dan peringkat kedelapan pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara Tahun 2024. Konsistensi itu kembali berlanjut ketika Kalimantan Timur menempati peringkat kelima pada PON Bela Diri Tahun 2025 di Kudus.
“Kepada Ketum KONI Kalimantan Timur yang baru dilantik dan jajarannya, saya berharap kepercayaan yang diberikan gubernur, wakil gubernur dan jajarannya harus dimaknai sebagai tanggung jawab besar untuk Kalimantan Timur kembali masa kejayaannya,” kata Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman pada pengukuhan dan pelantikan Ketua Umum KONI Kalimantan Timur masa bakti 2026-2030 Anderiy Syachrum beserta jajaran pengurus di Pendopo Odah Etam tanggal 12 Juli 2026.

“Saya mendukung Pak Gubernur yang mendorong KONI Kalimantan Timur untuk meraih peringkat ketiga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 NTT-NTB,” lanjutnya.
Dalam waktu dekat, KONI Kalimantan Timur akan dihadapkan pada sejumlah agenda penting pembinaan prestasi. Kontingen Kalimantan Timur dipersiapkan untuk mengikuti PON Bela Diri 2026 di Sulawesi Utara dan PON Pantai 2026 di Jakarta.
Tidak hanya itu, pada tahun berikutnya Kalimantan Timur juga akan berpartisipasi pada PON Indoor dan PON Remaja sebagai bagian dari pembinaan atlet berjenjang. Bersamaan dengan itu, persiapan jangka panjang menuju PON XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara juga mulai dilakukan sejak dini.
Untuk mewujudkan target tersebut, kepengurusan baru KONI Kalimantan Timur berkomitmen mengawali masa bakti dengan memperkuat tata kelola organisasi serta melakukan konsolidasi seluruh potensi olahraga prestasi di provinsi tersebut, khususnya pemerintah dan anggota KONI Kalimantan Timur, KONI Kabupaten/Kota hingga pengurus provinsi cabang olahraga.
Tak ketinggalan, diingatkan juga untuk memperhatikan fokus pada tata kelola. “Di samping peningkatan kualitas pembinaan olahraga prestasi, saya minta Ketum KONI Kalimantan Timur mengupayakan akuntabilitas yang baik,” lanjutnya.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menegaskan agar KONI Kalimantan Timur harus menetapkan target yang setinggi-tingginya, mengingat Kalimantan Timur memiliki sejarah panjang dalam mencetak atlet-atlet nasional.
Dukungan selalu diberikan pemerintah provinsi. “Pemprov Kalimantan Timur tidak mendukung 100% tapi 1000% untuk KONI, yang paling utama adalah spirit,” sebut Rudy.
Spesifik, Gubernur menyinggung cabang olahraga yang ditargetkan. “Saya berharap sepak bola juara,” katanya.
“Tolong buktikan Kalimantan Timur bisa, ibu kota saja bisa, kenapa tidak bisa juara,” lanjutnya memotivasi.
Gubernur juga tegaskan agar atlet harus cerdas. “Kalau hanya otot saja yang diandalkan, tidak bisa,” ujarnya. Oleh karena itu, dituntut agar melakukan sinergitas dengan perguruan tinggi dan berbagai pihak.

Sebelumnya, Ketum KONI Kalimantan Timur menyinggung tujuannya memimpin. “Saya berdiri di sini bukan untuk kepentingan pribadi, tapi agar pembinaan olahraga Kalimantan Timur lebih baik,” jelasnya.
Ia juga bertekad memperjuangkan hak atlet dan pelatih yang layak. “Target kami mengembalikan Kalimantan Timur menjadi kekuatan olahraga nasional, dengan meningkatkan peringkat pada PON XXII/2028 NTT-NTB,” kata Anderiy.

Di akhir rangkaian, dilakukan pemberian apresiasi atlet-atlet Kalimantan Timur yang berprestasi di SEA Games Thailand 2025.

Ketum KONI Pusat juga menyerahkan buku Sports Intelligence dan juga Pecah Rekor PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Ketum KONI Kalimantan Timur juga memberikan cindera mata kepada Gubernur, Wakil Gubernur dan Ketum KONI Pusat.


