Dari Api Unggun Sembalun: Representasi Kehangatan Sport Diplomacy Indonesia – Timor Leste
Pemandangan Gunung Rinjani dinikmati rombongan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) dan delegasi Universidade Nacional Timor Lorosa’e (UNTL). Bermalam di Bale Ody Villa & Camping Ground Sembalun, rombongan bercengkerama sambil bernyanyi di depan api unggun.
Menikmati suasana alam yang indah selepas melakukan aktivitas olahraga merupakan konsep Sport Tourism yang digencarkan KONI Pusat. Terlebih Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 NTT-NTB adalah PON Sport Tourism. Sederhananya, rombongan dari Timor Leste mencoba apa yang akan didapatkan peserta PON XXII/2028 NTT-NTB.

Olahraga juga tentang mensyukuri keindahan alam dan membangun suasana hangat antar peserta yang dipersatukan oleh olahraga.
Mewakili rombongan, Direktur Departemen Olahraga UNTL Joao Dias Pereira menyampaikan terima kasih atas pengalaman indah yang mereka dapatkan. Joao juga mendukung konsep Sport Tourism pada PON XXII/2028 NTT-NTB.
“Terima kasih kepada KONI atas pengalaman yang diberikan. Kita support agar event (PON XXII/2028 NTT-NTB) berjalan positif. Semoga event tidak hanya tentang pertandingan tapi juga bisa menikmati pariwisata yang ada di sekitarnya,” terangnya pada diskusi yang digelar di Bale Ody.
Sebelumnya, rombongan Timor Leste sempat ke Gili Trawangan dan mengaguminya. “Salah satu destinasi pariwisata yang mempengaruhi dunia global, setelah pertandingan kita menikmati pariwisata dan juga kuliner khas,” lanjutnya.

“Bagi saya sangat penting, untuk olahraga bukan hanya tentang olahraga tapi dikaitkan dengan konsep lain seperti Sport Tourism. Setelah kita menikmati pertandingan, kita perlu liburan karena kadang kita stres. Konsep mengaitkan olahraga dengan pariwisata akan kami bawa ke Timor Leste,” jelas dosen UNTL, Gaspar Amaral.
“Olahraga bukan mencari siapa yang lebih bagus tapi mempersatukan kita semua,” sambungnya.
Salah satu mahasiswa yang juga aktivis kampus, menyampaikan apresiasi mewakili teman-temannya. “Terima kasih untuk KONI Pusat dan UNDIKMA untuk program yang spesial, ini baru sekali untuk kami. Kami sangat berterima kasih atas yang diberikan ke kami dua minggu di sini,” ujar Umberto.
Ternyata program Sport Diplomacy ini menjadi motivasi bagi peserta asal Timor Leste untuk membangun negeri. “Kesempatan indah, bukan hanya belajar Petanque tapi kami juga diberikan kesempatan mengunjungi tempat wisata indah di sini. Kami tahu Indonesia negara yang sangat maju, ini motivasi bagi kami untuk mengembangkan Timor Leste,” lanjut Umberto.
“Saya harapkan dengan kegiatan ini, kami bawa ke negara kami untuk kembangkan,” tambah Elvina Fernandes.
Angela Castro menambahkan komentar pada diskusi santai. “NTB itu, wisatanya sangat bagus, terlebih di Sembalun ini tempatnya indah banget. Kemarin kami ke Gili Trawangan, itu wisata yang paling bagus karena banyak turis yang datang dari berbagai negara,” jelasnya.
“Ini kebanggan bagi kami, kedatangan kami disambut baik,” terang Lidia Rangel. “Sembalun menjadi pengalaman terbaik selama di Indonesia,” tutupnya.
Seluruh delegasi Timor Leste mengapresiasi masyarakat NTB yang ramah dan hangat. Hal tersebut menjadi berkontribusi penting dalam memberikan kesan positif kepada pendatang.


