KONI Pusat Dukung PB.ABTI Capai Prestasi di Kancah Internasional

Bertempat di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Senayan, Jakarta, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menerima kunjungan Ketua Umum Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB.ABTI) Zulfydar Zaidar Mochtar beserta jajaran pengurus, pada Rabu 30 September 2026.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari langkah konsolidasi PB.ABTI pasca pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) PB.ABTI. Dalam pertemuan tersebut, PB.ABTI menyampaikan hasil Munas serta sejumlah agenda strategis organisasi ke depan, khususnya terkait penguatan tata kelola organisasi, pembinaan atlet secara berjenjang, serta pengembangan prestasi Bola Tangan Indonesia di tingkat nasional dan internasional.

Ketum KONI Pusat menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Munas PB.ABTI. Terpenting dalam proses keorganisasian adalah taat pada aturan, yakni AD/ART.
“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya memberikan apresiasi dan penghormatan kepada Ketua Umum PB.ABTI beserta jajaran pengurus yang telah melaksanakan Munas dengan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Saya berharap kepengurusan baru dapat segera melakukan konsolidasi dan melanjutkan program-program yang sebelumnya telah dilaksanakan,” ungkap Marciano Norman.
Menurutnya, Bola Tangan memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan. Cabang olahraga tersebut telah berkembang di berbagai jenjang pendidikan, termasuk di lingkungan TNI dan Polri, sehingga dapat menjadi salah satu wadah dalam menjaring bibit atlet potensial.
“Bola Tangan memiliki potensi besar karena telah berkembang di berbagai jenjang pendidikan, bahkan di lingkungan TNI dan Polri. Potensi tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menjaring bibit atlet dan memperkuat program pembinaan, guna menjadikan Bola Tangan sebagai salah satu cabang olahraga unggulan Indonesia,” sambungnya.
Marciano juga berharap Bola Tangan Indonesia mampu menunjukkan performa terbaik pada multievent SEA Games 2027 di Malaysia dan memberikan prestasi yang membanggakan bagi Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum PB.ABTI Zulfydar Zaidar Mochtar menyampaikan bahwa momentum pasca Munas menjadi langkah penting untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi sekaligus membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan olahraga nasional.
“Pasca Munas, kami langsung melakukan konsolidasi dan membangun komunikasi dengan KONI Pusat. Kami ingin memastikan program-program PB.ABTI ke depan dapat berjalan searah dengan upaya peningkatan prestasi olahraga nasional, khususnya dalam pembinaan atlet dan pengembangan Bola Tangan di Indonesia,” ucap Zulfydar.
Dalam kesempatan tersebut, PB.ABTI juga memaparkan sejumlah program yang telah dan akan dilaksanakan. Di antaranya Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior yang telah tuntas digelar, Kejurnas Senior yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026, serta PON Pantai.
Selain itu, PB.ABTI akan melaksanakan seleksi nasional untuk menghadapi kejuaraan dunia pada sejumlah kategori. Seleksi untuk kategori Youth dan Junior akan dilaksanakan di Bogor, sedangkan kategori Women Senior akan berlangsung di Balikpapan.

Zulfydar menambahkan, prestasi tim putri Indonesia yang sebelumnya berhasil meraih gelar juara Asia menjadi salah satu modal motivasi bagi PB.ABTI untuk terus meningkatkan prestasi di level internasional.
“Tim putri kita sebelumnya telah meraih juara Asia. Tentunya ini menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan prestasi. Kami berkomitmen untuk terus memajukan dan meningkatkan prestasi Bola Tangan Indonesia,” tegas Zulfydar.
Dengan semangat, dukungan KONI Pusat, serta program pembinaan yang berkelanjutan, PB.ABTI berkomitmen menjadikan audiensi kali ini sebagai titik penguatan menuju prestasi yang lebih tinggi. Sinergi antara organisasi, pembinaan atlet, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga diharapkan mampu melahirkan generasi atlet Bola Tangan yang semakin kompetitif serta mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional.


