Tiba di Tanah Air, Berkuda Memanah Indonesia Sukses Kibarkan Merah Putih di Moskow Rusia

Merah Putih kembali berkibar di panggung internasional, atlet binaan Federasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (FN. Pordasi) Berkuda Memanah Indonesia atau Indonesian Horseback Archery Federation (IHAF) sukses mengukir prestasi membanggakan dengan meraih juara dalam ajang IHAA Greater Asian Championship 2026, pada 28 September 2026, di Moskow, Rusia.
Prestasi tersebut semakin istimewa karena Indonesia berhasil menjadi juara umum dengan mengumpulkan 519.491 poin, mengungguli tuan rumah Rusia dan Kazakhstan. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa atlet Berkuda Memanah Indonesia mampu berprestasi di kancah internasional.
Empat atlet Indonesia yang berjuang di Moskow kini telah kembali ke Tanah Air pada Rabu, 30 September 2026. Kepulangan mereka membawa kebanggaan sekaligus 7 medali emas, 3 medali perak, 3 medali perunggu, serta meraih juara umum yang menjadi simbol perjuangan dan kerja keras seluruh tim.
Keempat atlet tersebut yakni Arsa Wening Arrosyad dan Hammas Syauqi Syahid pada kategori Youth, Tio Fawaz Ananta pada kategori Senior, serta Dzaakir Al Hanif pada kategori Junior.
Setibanya di Tanah Air, para atlet disambut hangat oleh perwakilan jajaran pengurus FN. Pordasi Berkuda Memanah Indonesia.

Perjuangan Empat Atlet, Kibarkan Merah Putih di Moskow
Para atlet Indonesia harus menghadapi persaingan dari 12 negara, termasuk Rusia, Kazakhstan, Turki, Iran, Mongolia, dan Hungaria.
Tidak hanya menghadapi atlet-atlet berpengalaman dari berbagai negara, para atlet Berkuda Memanah Indonesia juga harus beradaptasi dengan kuda yang baru mereka kenal selama kejuaraan, perbedaan suhu, dan cuaca.
Kejuaraan tersebut mempertandingkan tiga kategori yang menuntut kemampuan tinggi, yakni Tower 90, Raid 233, dan Hunt Track.
Dalam persaingan tersebut, Indonesia mampu tampil konsisten hingga akhirnya mengamankan posisi teratas klasemen keseluruhan. Selain berbagai medali, Atlet Berkuda Memanah Indonesia juga berhasil meraih gelar juara umum.
Catatan tersebut menjadi capaian penting bagi perkembangan Berkuda Memanah Indonesia sekaligus memberikan tambahan dalam upaya meningkatkan posisi Indonesia pada ranking dunia IHAA.
Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menyampaikan apresiasi atas keberhasilan atlet Berkuda Memanah Indonesia yang mampu menjadi juara umum IHAA Greater Asian Championship 2026 di Moskow.
“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya menyampaikan selamat atas prestasi Atlet Berkuda Memanah Indonesia dalam ajang IHAA Greater Asian Championship 2026, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, dan semangat pantang menyerah para atlet hingga mampu mengibarkan Merah Putih di panggung internasional,” ungkap Ketum KONI Pusat.
“Secara khusus saya juga mengapresiasi Federasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (FN. Pordasi) Berkuda Memanah Indonesia dibawah kepemimpinan Ibu Triwatty, serta seluruh pihak yang berhasil mengantar para atlet meraih prestasi di kancah internasional. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi Berkuda Memanah Indonesia untuk terus berkembang dan menjadi inspirasi dalam meraih prestasi yang lebih tinggi di kancah dunia,” ujar Marciano.
Ketum FN.Pordasi Berkuda Memanah Indonesia Triwatty Marciano menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas perjuangan para atlet yang mampu membawa nama Indonesia menjadi juara umum di Moskow.
“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, ini bukan sekadar medali, tetapi bukti kerja keras, disiplin, dan doa seluruh rakyat Indonesia. Anak-anak kita berjuang dengan kuda yang baru mereka kenal, melawan atlet-atlet terbaik dunia, dan mereka berhasil mengibarkan Merah Putih paling tinggi,” ujar Triwatty.
Menurut Triwatty, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian bagi empat atlet yang berlaga, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat olahraga serta keluarga besar FN.Pordasi Berkuda Memanah Indonesia.
“Saya bangga mereka telah menunjukkan prestasi sesungguhnya. Kemenangan ini kami persembahkan untuk Indonesia dan untuk seluruh pecinta Berkuda Memanah di Tanah Air,” lanjutnya.

Prestasi Internasional, Semangat Baru Pembinaan
Keberhasilan para atlet Berkuda Memanah Indonesia menjadi juara umum IHAA Greater Asian Championship 2026 menjadi bagian penting dalam perjalanan pembinaan Berkuda Memanah di Indonesia. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan menghasilkan atlet-atlet yang mampu mencetak prestasi di level internasional.
Kini para atlet dari telah tiba di Tanah Air momentum ini menjadikan prestasi yang telah ditorehkan sebagai semangat baru dalam pembinaan. Pengalaman bertanding menghadapi atlet dari berbagai negara diharapkan mampu meningkatkan mental, kemampuan, serta kepercayaan diri para atlet Berkuda Memanah Indonesia.
Keberhasilan menjadi juara umum di Moskow juga memberikan kebanggaan tersendiri bagi para atlet. Bagi mereka, prestasi tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengibarkan Merah Putih dan memperdengarkan lagu Indonesia Raya di kancah internasional.
“Yang pasti, berkibarnya lagu Indonesia Raya di Rusia merupakan keinginan kami semua, kami ingin menunjukkan bahwa melalui prestasi, lagu Indonesia Raya dapat berkibar di negara lain. Prestasi ini tentu tidak terlepas dari bimbingan pelatih, guru-guru, teman-teman, serta seluruh pihak yang mendukung dan berlatih bersama kami di Tanah Air,” ujar Arsa Wening Arrosyad salah satu atlet Berkuda Memanah Indonesia yang meraih medali emas.
Keberhasilan mengungguli tuan rumah Rusia dan menjadi juara umum juga memberikan kesan tersendiri bagi seluruh tim Indonesia.
“Perasaan kami semua tentu Alhamdulillah sangat senang dan bahagia, bisa mengalahkan tuan rumah menjadi pengalaman yang cukup berkesan bagi kami. Ini juga untuk kedua kalinya di negara yang sama kami berhasil mengungguli tuan rumah,” tutur Tio Fawaz Ananta atlet yang juga meraih medali emas.

Target Menuju Prestasi Kancah Dunia
Bagi pelatih Gustiana Ranu Hidayat, A.Md., pengalaman bertanding di Moskow juga menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan kualitas kompetisi dan pembinaan di Tanah Air. Mereka berharap kompetisi Berkuda Memanah di Indonesia dapat terus ditingkatkan agar menjadi langkah persiapan menuju kompetisi internasional.
“Harapan kami ke depan, kompetisi di Indonesia dapat diselenggarakan dengan lebih baik sebagai bagian dari persiapan atlet. Tanpa kompetisi yang berkualitas, tentu akan sulit bagi kami untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaik,” katanya.
Menurutnya, kompetisi yang berkualitas juga penting untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi atlet di berbagai daerah.
“Dengan kompetisi yang baik, seluruh atlet di Indonesia memiliki kesempatan yang sama, kami juga akan lebih mudah dalam memilih atlet dan juri terbaik yang nantinya dapat mewakili Indonesia di berbagai ajang internasional,” pungkasnya.
FN. Pordasi Berkuda Memanah Indonesia (IHAF) berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan dan memberikan ruang kompetisi bagi atlet-atlet Berkuda Memanah Indonesia, guna menjaring talenta potensial yang mampu berkembang dan mengharumkan nama bangsa.
Dari Moskow, empat atlet Indonesia tidak hanya membawa pulang prestasi membanggakan, tetapi juga membawa cerita tentang kerja keras, keberanian, disiplin, dan semangat pantang menyerah.


