PB. PORSEROSI Dorong Skateboard Kembali Dipertandingkan di SEA Games 2027

Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB.PORSEROSI) menyayangkan keputusan Olympic Council of Malaysia terkait dengan cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam ajang SEA Games 2027, adapun pengumuman tersebut terbit pada 30 Oktober 2026. 

Dalam hal ini, PB.PORSEROSI menyayangkan bahwa cabang olahraga Skateboard tidak tercantum dalam 43 daftar cabang olahraga yang dipertandingkan pada ajang SEA Games 2027. Keputusan tersebut menjadi perhatian yang cukup serius, mengingat besarnya potensi prestasi Skateboard Indonesia. 

Cabang olahraga Skateboard sendiri telah mencetak sejarah dengan meraih satu medali emas dalam nomor Skateboard Street putra oleh Basral Graito Hutama dan medali perak dari nomor Skateboard putri Street oleh Ni Wayan Malana, pada SEA Games 2025 Thailand. Terlebih Skateboard adalah salah satu cabang olahraga Olimpiade. 

Berdasarkan keputusan Olympic Council of Malaysia pada 30 Oktober 2026, SEA Games Malaysia 2027 akan mempertandingkan 43 cabang olahraga dengan total 473 nomor pertandingan. 

Bagi PB. PORSEROSI, Skateboard bukan sekadar olahraga, melainkan wadah pembinaan prestasi, kreativitas, kedisiplinan, dan pengembangan potensi generasi muda. Indonesia memiliki atlet-atlet Skateboard berbakat yang telah melalui proses pembinaan panjang, mulai dari tingkat daerah, nasional, hingga kompetisi internasional.

“Kami sangat menyayangkan bahwa  Skateboard tidak dipertandingkan pada SEA Games Malaysia 2027, mengingat Indonesia memiliki potensi atlet yang besar dengan proses pembinaan yang telah berjalan panjang. Kami memahami penetapan cabang olahraga mempertimbangkan berbagai aspek, namun berharap aspirasi negara-negara dengan ekosistem Skateboard yang kuat, termasuk Indonesia, dapat menjadi perhatian,” tegas Sekretaris Jenderal (Sekjen)  PB.PORSEROSI Sandra Erawanto. 

PB.PORSEROSI menilai pembinaan olahraga bukan hanya tentang mempersiapkan atlet untuk satu kejuaraan, tetapi tentang menjaga masa depan sebuah cabang olahraga dan memastikan setiap potensi memiliki kesempatan untuk tumbuh.

“Cabang olahraga Skateboard tidak hanya menjadi cabang olahraga hari ini, Skateboard adalah investasi prestasi Indonesia di masa depan. Jangan biarkan potensi itu padam, berikan mereka panggung untuk terus bermimpi, berlatih,

dan mengharumkan nama Indonesia,” sambungnya. 

Di sisi lain, Tim Nasional Federasi Olahraga Rollersport Malaysia, di beberapa kesempatan bersama Tim Nasional Indonesia bersama Tim Nasional dari beberapa negara ASEAN lainnya seperti Singapura, Thailand, dan Filipina ikut dalam berbagai perlombaan multieven dunia maupun di kawasan ASEAN, memiliki komitmen bersama untuk berupaya menghidupkan Skateboard sebagai olahraga Olimpiade untuk dipertandingkan dalam SEA Games sebagaimana yang telah dilaksanakan di Thailand pada Desember 2025 lalu.

Tidak dipertandingkannya Skateboard pada SEA Games 2027 tentu menjadi tantangan tersendiri bagi keberlanjutan pembinaan dan motivasi atlet PB.PORSEROSI. Kesempatan tampil di ajang internasional tidak hanya tentang meraih medali, melainkan juga memberikan ruang bagi atlet untuk mengembangkan kemampuan dan mengharumkan nama bangsa.

Besarnya hambatan tersebut, tidak menggoyahkan semangat PB. PORSEROSI dalam komitmennya untuk terus menjaga keberlangsungan pembinaan, meningkatkan kualitas kompetisi, serta memperjuangkan kesempatan bagi atlet Skateboard Indonesia agar dapat terus tampil di panggung internasional.

author avatar
Tasya Aulia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *