Ketum KONI Pusat Berduka Atas Kepergian Sutan Harhara: Selamat Jalan Patriot Olahraga

Legenda sepak bola Indonesia, Sutan Harhara, meninggal dunia pada Sabtu, 11 April 2026. Mantan pemain Timnas kelahiran 9 Agustus 1952 itu mengembuskan napas terakhir pada usia 73 tahun di RSUD Tangerang Selatan pada pukul 01:29 WIB.
Semasa aktif merumput, Sutan dikenal sebagai pemain belakang yang komplet. Ia mampu bermain di posisi sayap kanan maupun kiri, bahkan sangat fasih berperan sebagai libero.
Nama Sutan Harhara bersinar di era 1970-an bersama legenda lainnya seperti Iswadi Idris, Anjas Asmara, dan Andi Lala. Ia merupakan bagian penting dari skuad Persija Jakarta saat meraih gelar juara Perserikatan pada 1971, 1973, dan 1975. Setelah gantung sepatu, Sutan melanjutkan dedikasinya dengan melatih beberapa klub, di antaranya PSMS Medan (2003-2005), PSIS Semarang (2006), dan Persela Lamongan (2016).
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Selaku Ketum KONI Pusat, saya mengucapkan rasa duka cita mendalam atas meninggalnya legenda sepak bola Indonesia, Bapak Sutan Harhara. Semoga almarhum berada di sisi terbaik Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ujar Ketum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman.
“Selamat jalan Patriot Olahraga Indonesia. Perjuanganmu mengharumkan nama bangsa dan negara melalui prestasi olahraga akan kami lanjutkan,” sambungnya.


