Ketum KONI Pusat Buka Rakernas PB.PSTI 2026, Tekankan Pembenahan Tata Kelola

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB.PSTI) di Hall Mahoni Hotel Claro, Makassar pada Sabtu tanggal 10 Januari 2026.
Sehari sebelumnya, Ketum KONI Pusat telah melantik Ketum PB.PSTI masa bakti 2025-2029 H. Surianto dan jajarannya, juga di Hotel Claro.
“Sepak Takraw erat kaitannya dengan budaya Bangsa Indonesia, erat kaitannya dengan sejarah Bangsa Indonesia. Oleh karenanya, saya berharap kita jangan hanya bangga Sepak Takraw itu berasal dari Indonesia, kita harus juga menjadikan bangga karena prestasinya,” tegas Marciano.
“Ciptakan suasana Rakernas yang komunikatif, sehingga menghasilkan satu langkah bersama demi kebaikan PSTI,”
Marciano berpesan agar seluruh pengurus bersatu dan juga menjalankan roda organisasi dengan tata kelola yang baik.
“Kunci keberhasilan dari segala keinginan, betul-betul harus persatuan,” pesan Marciano.

“Saya mengapresiasi transformasi organisasi PB.PSTI yang betul-betul dengan langkah cepat langkah dan berani menginventarisir berbagai permasalahan yang harus menjadi prioritas,” lanjutnya.
“Kunci untuk maju yang pertama tata kelola organisasinya harus dibenahi dulu, manfaatkan Rakernas ini untuk menginventarisir kembali hal-hal yang memang sudah tidak tepat, yang masih tertuang di dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART),” sambungnya.
Ketum KONI Pusat berpesan untuk melakukan tindakan yang diperlukan pada Rakernas kali ini.
Sebelumnya, Ketum PB.PSTI menyampaikan sambutan dengan penuh semangat. “Kami optimis mencapai apa yang digariskan Bapak-Bapak sekalian,” katanya kepada pengurus provinsi PSTI yang hadir.

“Terus terang, kami fokus di Sepak Takraw,” terangnya.
Surianto menjelaskan, demi Sepak Takraw ia mengundurkan diri dari Ketua Harian Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) dan Bendahara Umum Pengurus Besar Olahraga Domino Indonesia (Orado).
Surianto juga menyampaikan telah melakukan seleksi calon pelatih, dari 24 sudah terpilih 9 yang lolos untuk Asian Games dan kejuaraan dunia.
Di akhir acara, Ketum KONI Pusat, Ketum PB.PSTI, Perwakilan KOI bersama-sama melakukan simbolisasi peluncuran 6 Inovasi Program Kerja Unggulan: mulai sekretariat di gedung FX Senayan, Liga Sepak Takraw Indonesia, launching AHU, website PB.PSTI, Sepak Takraw Beach dan PT. Sepaktakraw Indonesia.



