Mupernas PB.Perkemi, Momentum Penting Dalam Mendorong Prestasi Shorinji Kempo Tingkat Internasional

Masih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo (PB. Perkemi), Musyawarah Persaudaraan Nasional (Mupernas) Perkemi diselenggarakan pada Kamis 5 Februari 2026, di Wisma Elang Laut Menteng, Jakarta.
Agenda utamanya adalah evaluasi dan pemilihan Ketua Umum PB.Perkemi masa bakti selanjutnya serta perumusan program kerja strategis.
Tidak hanya mengajarkan teknik Bela Diri namun menerapkan nilai utama yang dikenal dalam cabang olahraga Kempo yakni “kasih sayang tanpa kekuatan adalah kelemahan, kekuatan tanpa kasih sayang adalah kezaliman”. Nilai tersebut menggambarkan terbentuknya bangsa yang kuat, berkarakter, serta menjunjung tinggi persaudaraan, persatuan, dan kasih sayang.

Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang diwakili oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) III KONI Pusat Mayjen TNI Purn Andrie T.U. Soetarno berharap Mupernas Perkemi kali ini dapat berjalan maksimal.
“Saya berharap Mupernas ini berjalan sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku, serta menghasilkan proses pemilihan yang jujur dan adil dengan menjunjung tinggi regulasi nasional dan AD/ART KONI. Setelah terpilihnya Ketua Umum yang baru, diharapkan segera dilakukan konsolidasi organisasi untuk mendorong kemajuan olahraga Shorinji Kempo di Indonesia,” tegas Andrie.
“Saya berharap dimasa mendatang Shorinji Kempo dapat terus menorehkan prestasi membanggakan, tidak hanya dalam lingkup nasional tetapi juga internasional, hal tersebut tentu memerlukan kerja sama dan soliditas yang kuat, oleh karenanya Perkemi harus terus berjalan bersama beriringan, sehingga apa yang menjadi tujuan kita bersama dapat tercapai,” lanjutnya.
Kempo dinilai sebagai salah satu cabang olahraga dengan tata kelola organisasi yang baik dan berkembang di Indonesia. Saat ini Kempo memiliki 1.671 dojo dengan jumlah kenshi mencapai kurang lebih 214.023 orang. Lebih dari sekadar prestasi, PERKEMI juga dinilai berhasil menanamkan nilai-nilai penting yang berkontribusi pada pembangunan karakter bangsa.
Berdasarkan data tersebut Shorinji Kempo dikenal sebagai kekuatan kedua terbesar setelah Jepang, dari 41 negara di dunia yang memiliki cabang olahraga Shorinji Kempo. Keberhasilan tersebut dinilai tidak terlepas dari kerja keras PERKEMI di seluruh tingkat, mulai dari nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota, hingga klub.

Ke depan, Ketua Umum (Ketum) PB.Perkemi Laksdya TNI Purn Prof. Dr. Agus Setiadji berharap Shorinji Kempo bisa tampil dalam kompetisi tingkat internasional.
“Di kawasan Asia Tenggara, kami memiliki organisasi Shorinji Kempo yang disebut Confederation Shorinji Kempo (CSK), namun dalam beberapa tahun terakhir tidak aktif. Oleh karena itu, saya telah melakukan kolaborasi dan komunikasi dengan negara-negara sahabat, antara lain Kamboja, Thailand, Timor Leste, Brunei Darussalam, dan Malaysia, dengan harapan, apabila mendapat persetujuan, Shorinji Kempo dapat dipertandingkan pada ajang multievent internasional seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade,” ungkap Laksdya TNI Purn Prof. Dr. Agus Setiadji.
Berlandaskan nilai Bushido Shorinji Kempo menekankan pembentukan karakter, moral, serta semangat cinta tanah air sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembinaan kenshi.

Mengusung tema Melalui Mupernas Perkemi 2026 kita wujudkan Perkemi sebagai organisasi modern yang maju, Ketum PB. Perkemi menegaskan bahwa Shorinji Kempo siap menjadi organisasi yang modern.
“Kami siap menjadi organisasi modern yang berorientasi pada prestasi. Tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan memiliki kecintaan terhadap tanah air,” Kata Ketum PB.Perkemi

Presiden World Shorinji Kempo Organization (WSKO) Kouma So Sensei, turut hadir dan memberikan apresiasi kepada KONI Pusat serta jajaran Pengurus PB.Perkemi.
“Terima kasih kepada KONI atas pengertian, kerja sama, dan dukungan besar yang telah diberikan, sehingga Shorinji Kempo dapat terus berkembang hingga seperti saat ini, Saya menyampaikan rasa hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para sensei dan senpai. Melalui kerja keras dan dedikasi kalian, Shorinji Kempo dapat mengalami perkembangan yang pesat hingga hari ini,” ungkap Kouma So Sensei.
Ia juga menegaskan bahwa Shorinji Kempo merupakan ajaran yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Shorinji Kempo merupakan ajaran yang mampu meningkatkan kualitas manusia dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan serta masyarakat di sekitarnya, Saya percaya dan optimistis bahwa dukungan serta timbal balik di dalam keluarga besar Shorinji Kempo serta dukungan dari berbagai pihak merupakan nilai luhur yang selalu dijunjung tinggi dan menjadi kekuatan utama organisasi ini, saya berharap semangat Shorinji Kempo dapat semakin menyebar luas dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih besar,” tutup Kouma So Sensei.

Dihadiri oleh 57 peserta dari 34 Provinsi di Indonesia, pembukaan Mupernas PB.Perkemi ditutup dengan pemberian cindera mata, yang diserahkan langsung oleh Presiden WSKO, kepada pendiri Shorinji Kempo di Indonesia Ginandjar Kartasasmita.


