PB. PBPI Resmi Gelar Sirkuit Nasional Padel 2026 di Jakarta

Pengurus Besar Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PB. PBPI) menggelar Kejuaraan Sirkuit Nasional Padel 2026 pada Jumat, 13 Februari 2026, di Bandeja Padel Arena, Jakarta. Ajang ini menjadi bagian dari agenda tahunan pembinaan dan kompetisi resmi padel tingkat nasional.
Turut hadir dalam acara pembukaan Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS., serta Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Endri Erawan. Kehadiran para pemangku kepentingan olahraga nasional tersebut menunjukan dukungan terhadap perkembangan dan pembinaan olahraga Padel di Indonesia.
Sebagai cabang olahraga yang dikenal sebagai fast growing sport, Padel Indonesia telah menorehkan sejumlah prestasi membanggakan. Salah satunya adalah keberhasilan menembus peringkat delapan besar dalam FIP Asia Cup 2025. Capaian tersebut mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan padel yang diperhitungkan di kawasan Asia.
Sirkuit Nasional Padel 2026 merupakan kejuaraan rutin yang diselenggarakan PB.PBPI setiap tahun sebagai wadah kompetisi sekaligus evaluasi kualitas atlet dalam bertanding. Pada tahun 2026, kejuaraan mempertandingkan tujuh kategori, yaitu Men Open, Women Open, Youth Men 16, Youth Women 16, Youth Men 14, Youth Women 14, dengan total 400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Tingginya jumlah peserta menunjukkan peningkatan minat dan partisipasi masyarakat terhadap olahraga Padel.

“KONI Pusat mengapresiasi PB.PBPI di bawah kepemimpinan Bapak Galih Kartasasmita. Di usia organisasi yang relatif muda, Padel Indonesia mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi. Hal tersebut dibuktikan dengan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, mulai dari ekshibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut), penyelenggaraan Sirkuit Nasional, hingga keikutsertaan dalam Kejuaraan Asia,” ungkap Sekjen KONI Pusat.
Ia menambahkan bahwa kompetisi berjenjang seperti Sirkuit Nasional sangat penting untuk memperkuat sistem pembinaan atlet serta memperluas talenta atlet di daerah.
“Kami berharap melalui Sirkuit Nasional Padel 2026 ini akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mewakili Indonesia dalam kejuaraan regional maupun internasional,” sambungnya.

Sepanjang tahun 2026, PB. PBPI telah menyiapkan berbagai program strategis, di antaranya empat Sirkuit Nasional, satu Kejuaraan Nasional, lima turnamen FIP, Asia Cup, serta Junior Asia Cup. Selain itu, Padel juga direncanakan akan dipertandingkan pada Asian Games 2026, yang akan berlangsung di Nagoya, Jepang. Momentum ini dinilai menjadi peluang besar untuk meningkatkan daya saing atlet Indonesia di level multi-event internasional.
Ketua Umum PB. PBPI, Galih Kartasasmita, menegaskan pentingnya penyelenggaraan Sirkuit Nasional sebagai bagian dari proses seleksi dan pembinaan atlet.
“Alasan kami kembali menggelar Sirkuit Nasional tahun ini karena banyaknya program dan kejuaraan yang akan diikuti. Sirkuit ini sangat membantu kami dalam menyaring dan memantau atlet-atlet potensial,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan optimisme terhadap masa depan Padel Indonesia.
“Kabar bahwa padel akan dipertandingkan di Asian Games 2026 menjadi dorongan semangat bagi kami, ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan, kompetisi, dan prestasi atlet secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Melalui penyelenggaraan Sirkuit Nasional Padel 2026, PB. PBPI berharap ekosistem Padel nasional semakin kuat, kompetitif, dan mampu mencetak atlet unggulan yang siap bersaing di panggung dunia.


