Percepat Transformasi Digital, KONI Pusat Gandeng KONI Sumatera Barat Bangun Database Atlet Terintegrasi

Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan data olahraga nasional, Bidang Pengolahan dan Pengelolaan Data (Pullahta & TIK) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan KONI Provinsi Sumatera Barat, pada Kamis, 5 Februari 2026, di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta.

Kerja sama ini disaksikan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) KONI Pusat Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS., dengan tujuan membangun, mengembangkan, serta mengintegrasikan satu data atlet nasional yang lengkap, akurat, dan terstandar. Selain itu MoU ini juga menjadi langkah percepatan digitalisasi sistem, proses, dan layanan guna mendukung kegiatan organisasi serta pengembangan olahraga di Indonesia. 

Wakil Ketua Umum (Waketum) VII Bidang Digitalisasi dan Sertifikasi KONI Provinsi Sumatera Barat  Dolla Indra menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis agar data atlet daerah dapat terintegrasi secara nasional.

“Dari KONI Sumatera Barat, kami ingin atlet-atlet kami tercatat dalam database nasional, baik di KONI Pusat maupun Kemenpora. Kami juga berharap database ini dapat terkoneksi dengan seluruh KONI di Indonesia. Alhamdulillah, inisiatif ini mendapat sambutan baik dari KONI Pusat dan Kemenpora sehingga dapat segera berjalan secara maksimal,” ujar Dolla Indra. 

Sebagai tindak lanjut, akan dibentuk tim kelompok kerja (pokja) tahap awal di beberapa wilayah, yakni Sumatera Barat, Jawa Barat, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tengah. Sejumlah cabang olahraga yang akan memulai peningkatan dan pembaruan data antara lain Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI), Sepak Takraw, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina), serta Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI).

Wakil Ketua Bidang I Pullahta & TIK KONI Pusat Sutedy, S.Kom,MM., menjelaskan bahwa sistem database nantinya akan terpusat di KONI Pusat sebagai induk organisasi olahraga nasional.

“Database akan terpusat di KONI Pusat, kemudian dihubungkan ke KONI Provinsi. Dengan demikian, data atlet dapat diakses secara aman, valid, dan terintegrasi,” jelasnya.

Program ini direncanakan akan disosialisasikan lebih luas pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Tahun 2026. 

Penandatanganan MoU turut dihadiri oleh Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Barat Hamdanus, Waketum VII Digitalisasi dan Sertifikasi KONI Sumatera Barat Dolla Indra, Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga KONI Provinsi Sumatera Barat BM Satria Dwi Putra, Plt. Kepala Sekretariat KONI Provinsi Sumatera Barat Riko Onki Putra, Ketua Umum KSMI Provinsi Jawa Timur Johny Hartono Poernomo, serta Ketua Komisi Marketing dan Sponsor KSMI Provinsi Jawa Timur Jane Permana.

author avatar
Tasya Aulia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *