Raya Sahetapy Pimpin IBCA MMA Tangsel, Usung Profesionalisme dan Pembentukan Karakter

Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Art (IBCA MMA) Kota Tangerang Selatan menggelar Musyawarah Kota pada 25 Februari 2026. Musyawarah Kota ini menjadi momentum penting dan strategis dalam penentuan pembinaan olahraga bela diri campuran khususnya di Kota Tangerang Selatan.

Dalam forum strategis tersebut, Muhammad Raya Sahetapy secara resmi terpilih sebagai Ketua Umum IBCA MMA Kota Tangerang Selatan periode mendatang. Dengan visi profesionalisasi tata kelola organisasi sekaligus penguatan pembentukan karakter generasi muda melalui IBCA MMA, Raya terpilih secara aklamasi.

Muhammad Raya Sahetapy yang juga dikenal sebagai mantan atlet tinju yang telah merasakan disiplin dalam dunia bertarung, Raya memahami bahwa esensi sejati seorang petarung tidak hanya bertumpu pada kekuatan fisik, namun juga pengendalian diri, mentalitas, dan integritas.

“Menurut pandangan saya, arena adalah tempat menguji kedisiplinan, kapabilitas, serta menjaga kehormatan sebagai petarung,” ujar Raya.

Dengan pengalaman sebagai atlet, Raya menilai pembinaan tidak boleh berjalan sporadis, melainkan harus dibangun secara sistematis dan terukur. Dibawah kepemimpinannya, iBCA MMA Kota Tangerang Selatan akan menjalankan dua transformasi utama diantaranya standarisasi dan profesionalisasi pembinaan, serta rebranding MMA sebagai olahraga berkarakter.

Jajaran kepengurusan yang baru berkomitmen membangun sistem pelatihan terstruktur, serta jalur prestasi yang terukur bagi atlet amatir. Setiap atlet akan tercatat berbasis performa dan hasil kompetisi guna memastikan pembinaan berjalan objektif, transparan, dan berkelanjutan.

 Selain itu, IBCA MMA Kota Tangerang Selatan juga akan mendorong penguatan citra IBCA MMA sebagai cabang olahraga resmi dibawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang terjamin, edukatif, serta menjunjun tinggi etika dan sportivitas. Upaya ini dilakukan guna menghapus stigma negatif terhadap bela diri campuran di tengah masyarakat.

Selain dua transformasi tersebut, IBCA MMA Kota Tangerang Selatan juga akan meningkatkan literasi dan sosialisasi kepada masyarakat, menghadirkan kompetisi rutin seperti Kejuaraan kota, liga maupun sparring day antar komunitas dan sekolah dalam rangka menjaring dan menyaring bibit atlet, serta membangun sinergitas antara KONI, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, serta sektor swasta guna meningkatkan kesejahteraan atlet.

Bagi Raya, MMA bukan hanya sekedar olahraga melainkan pembentukan karakter generasi muda.

“Jika dikelola dengan baik, MMA bukan hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membantu dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, dan mental yang kuat. Hal tersebut yang ingin kami bangun di Kota Tangsel ini,” jelas Raya.

Dengan arah kepemimpinan yang baru, IBCA MMA Kota Tangerang Selatan diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat Provinsi dan nasional, serta secara bertahap menuju level internasional.

author avatar
Tasya Aulia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *