Timnas Tenis Meja Indonesia Raih Emas di Kejuaraan Internasional Malaka
Keikutsertaan Tim Nasional (Timnas) Tenis Meja Indonesia dalam Kejuaraan Tenis Meja Internasional Malaka atau Kejohanan Kebangsaan Pingpong Piala YB Allex Seah KU-19 dan KU-11 pada 11–12 April 2026 di Stadium Bola Keranjang, Bukit Serindit, Malaka, Malaysia, membuahkan hasil positif.
Timnas Indonesia berhasil meraih total 2 medali emas dan 2 medali perak pada ajang yang diikuti oleh empat negara, yakni Singapura, Indonesia, Kamboja, dan Malaysia sebagai tuan rumah.
Prestasi membanggakan terjadi pada nomor KU-19, di mana tercipta All Indonesia Final pada nomor tunggal putra dan tunggal putri. Atlet yang tampil di partai puncak yakni Dafi Nanda Fahreza dan Mumtaz Alaitsi di sektor putra, serta Karinza Matahari dan Huliatul Asyiroh Mughni di sektor putri.

Pada final, Karinza Matahari berhasil meraih juara pertama usai mengalahkan Huliatul Asyiroh Mughni dengan skor 3-2. Sementara itu, di nomor tunggal putra, Mumtaz Alaitsi keluar sebagai juara setelah menundukkan Dafi Nanda Fahreza dengan skor 3-2. Dengan hasil tersebut, Mumtaz dan Karinza meraih medali emas, sedangkan Dafi dan Huliatul memperoleh medali perak.

Sebelumnya di babak semifinal, Karinza Matahari mengalahkan wakil Malaysia, Mia Aleesya Dania, dengan skor 3-2. Di sisi lain, Huliatul Asyiroh Mughni berhasil menundukkan Lim Zu Ling dengan skor serupa.
Atas capaian tersebut, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menyampaikan apresiasi kepada para atlet binaan PB PTMSI dibawah kepemimpinan Ketua Umum Peter Layardi Lay.
“Selamat kepada para atlet tenis meja binaan PB PTMSI yang telah meraih prestasi membanggakan di kancah internasional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa prestasi tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. “Prestasi ini harus jadi motivasi untuk menjadi lebih baik. Semoga ke depan tenis meja Indonesia semakin berprestasi di ajang internasional, baik single maupun multi event, bahkan hingga Olimpiade,” lanjutnya.

Para atlet yang berlaga diketahui merupakan hasil pembinaan dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PB PTMSI 2025 di Banjarmasin.
Ketua Umum PB PTMSI, Peter Layardi Lay, juga memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa hasil ini menunjukkan pembinaan tenis meja Indonesia berada di jalur yang tepat dan telah menunjukkan prestasi di kancah internasional.
“Turnamen ini diikuti 64 peserta di setiap kategori dari empat negara. Kita bersyukur atlet tenis meja Indonesia mampu meraih podium tertinggi di ajang ini,” ungkapnya.


