Ziarah 5 Tahun Wismoyo Arismunandar: Napak Tilas Sang Jenderal Pemilik Program Garuda Emas

Lima tahun berlalu, sosok Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Wismoyo Arismunandar telah meninggal dunia, terhitung sejak 28 Januari 2021. Dalam rangka memperingati lima tahun berpulangnya Wismoyo Arismunandar, ziarah pun dilakukan.

Siti Hardjanti Wismoyo Arismunandar, istri Almarhum Wismoyo bersama beberapa pengurus dan staf KONI Pusat berziarah ke makam Almarhum di Astana Giribangun Jawa Tengah pada 28 Januari 2026.

Cerita tersebut disampaikan oleh Perry Pantouw, salah seorang pengurus KONI Pusat di bawah kepemimpinan Wismoyo.

“Kesan yang saya rasakan adalah semangat persahabatan, kebersamaan dan kekompakan yang ditanamkan oleh Almarhum Bapak Jenderal Wismoyo Arismunandar masih tertanam di jiwa kami para mantan pengurus dan karyawan KONI Pusat yang sudah lebih dari 20 tahun lalu bertugas di bawah kepemimpinan Almarhum Pak Wismoyo,” terang Perry pada 4 Februari 2026.

Sebagai catatan, Wismoyo telah mendapatkan penghargaan kehormatan “KONI Lifetime Achievement Award”, yang diserahkan Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman kepada Siti Hardjanti Wismoyo Arismunandar pada 19 Mei 2025.

“Kita selalu mengenang Pak Wismoyo sebagai Ketua Umum KONI Pusat,” kenang Marciano.

“Kami selalu menjadikan Pak Wismoyo sebagai rujukan dalam membina olahraga prestasi Indonesia, kalau kita ingat kata-kata di lagu Mars Patriot, itu kata-kata beliau ke satuan-satuan hingga atlet-atlet,” sambung Marciano mengenang pria kelahiran Bondowoso, 10 Februari 1940. 

Marciano tegaskan bahwa semangat Wismoyo Arismunandar selalu melekat pada Patriot Olahraga Indonesia. “Kesetiaan adalah Kebanggaanku, Disiplin Satu-satunya Nafasku, Demi Jayanya Sang Merah Putih, Kehormatan adalah Segalanya. Gemertak Tulang Mendidih Darahku, Semangat Berapi Membakar Batinku, Tuhan adalah Kekuatanku , Setiap Kuhadapi Lawanku.  Biar Mata Dunia Memandang Indonesia, Kita Dahsyat dan Perkasa!”. 

Semasa aktif, Program Garuda Emas Wismoyo berhasil mengantarkan atlet-atlet Indonesia meraih prestasi;

  • SEA Games XVII Chiang Mai Thailand 1995 peringkat 2 (77 emas, 67 perak, 77 perunggu)
  • Olimpiade XXVI Atlanta Amerika Serikat 1996 peringkat 41 (1 emas, 1 perak, 2 perunggu)
  • SEA Games XIX Jakarta Indonesia 1997 peringkat 1 (194 emas, 101 perak, 115 perunggu)
  • Asian Games XIII Bangkok Thailand 1998 peringkat 11 (6 emas, 10 perak, 11 perunggu)
  • SEA Games XX Bandar Seri begawan Brunei 1999 peringkat 3 (44 emas, 43 perak, 58 perunggu)
  • Olimpiade XXVII Sydney Australia 2000 peringkat 37 (1 emas, 3 perak, 2 perunggu)
  • SEA Games XXI Kuala Lumpur Malaysia 2001 peringkat 3 (72 emas, 74 perak, 80 perunggu)
  • Asian Games XIV Busan Korea Selatan 2002 peringkat 14 (4 emas, 7 perak, 12 perunggu)

author avatar
Tirto Prima Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *