2nd FAI ASIAN INDOOR SKY DIVING CHAMPIONSHIP 2026
Kejuaraan internasional terjun payung dalam ruang bertajuk 2nd FAI Asian Indoor Sky Diving Championship 2026 berlangsung di Wind Tunnel Korps Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 17–20 September 2026.
Kejuaraan berkategori FAI Cat 1 tersebut diikuti 89 atlet dari tujuh negara Asia, yakni China, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Indonesia sebagai tuan rumah. Selain atlet, kompetisi juga melibatkan 20 juri internasional yang berasal dari 12 negara.

Pembukaan kejuaraan ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua Harian FASI, Marsda TNI Dr. Palito Sitorus, S.I.P.,M.M., bersama Pimpinan Juri, Sandy Niewenhoven.
Rangkaian pertandingan berlangsung selama tiga hari, dimulai dari Jumat(18/9) hingga Minggu, (20/9/2026), yang sekaligus juga agenda penutupan dan pemberian penghargaan kepada para juara.
Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada atlet Indonesia atas prestasi yang diraih pada kejuaraan 2nd FAI Asian Indoor Sky Diving Championship 2026.
“Selamat dan apresiasi saya sampaikan kepada para atlet terjun payung Indonesia yang telah berjuang dan berhasil meraih satu medali emas serta dua medali perak. Prestasi ini menunjukkan bahwa atlet Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Marciano Norman.
““Terima kasih banyak atas kerja keras sejak persiapan yang dilakukan para atlet, pelatih, dan tentunya Ketum Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Bapak Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono beserta Ketua Harian bapak Marsda TNI Dr. Palito Sitorus, dan seluruh jajarannya,” lanjut Marciano

Kejuaraan ini menghasilkan sejumlah catatan prestasi Internasional satu rekor dunia untuk kategori Dynamic Solo – Solo Fastest Time Achieved in Any Speed Round, diraih oleh Kai Minejima Lee dari Singapura, sementara tercatat 3 rekor Asia yang dicetak oleh tim Cina di kategori VFS 4-Way dan FS 4-Way.
Sedangkan dalam perolehan medali sebagai berikut:
- Singapura: 5 emas, 4 perak, 2 perunggu
- Cina: 2 emas, 1 perak, 1 perunggu
- Indonesia: 1 emas, 2 perak
- Tailan: 1 emas, 2 perunggu
- Korea Selatan: 2 perak, 3 perunggu
- Jepang: 1 perunggu
Kejuaraan internasional semacam ini akan sangat baik bagi perkembangan atlet-atlet kita, khususnya cabor terjun payung, karena memberikan pengalaman pada tingkat internasional yang selanjutnya bisa terus senantiasa mampu meningkatkan prestasi.


