Ketum KONI Pusat Marciano Norman Apresiasi Tinggi Josef Nae Soi pada Musorprov KONI NTT

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menyampaikan apresiasi kepada Ketum KONI NTT masa bakti 2021-2025 Drs. Josef Adrianus Nae Soi.

Apresiasi tersebut disampaikan sebelum Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena membuka secara resmi Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI NTT di Hotel Harper, Kupang Hari Minggu tanggal 8 Februari 2026. 

“Hari ini kita hadir untuk Musorprov NTT, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya untuk Pak Josef, Ketum KONI NTT masa bakti 2021-2025,” kata Ketum KONI Pusat. 

Musorprov diikuti 21 KONI Kabupaten, 1 KONI Kota dan 21 pengurus provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga. Adapun tema yang diangkat, “Musorprov KONI NTT Memperkuat Konsolidasi Menuju Tuan Rumah PON XXII 2028”.

“Beliau salah satu tokoh yang harus kita ingat, yang berjuang untuk NTT menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 NTT-NTB. Beliau keliling ke hampir seluruh provinsi untuk meyakinkan NTT bisa menjadi tuan rumah,” lanjutnya. 

Gubernur NTT dalam sambutannya juga mengapresiasi kerja keras Josef dan jajarannya. 

“Kalau kita ingin meningkatkan kualitas prestasi olahraga kita di multievent internasional, terutama Olimpiade, kita harus mulai fokus cabang olahraga Olimpiade. Oleh karenanya, pada PON XXII/2028 NTT-NTB kita fokus cabang olahraga Olimpiade, DBON, unggulan internasional dan pilihan tuan rumah,” jelas Marciano. 

Ketum KONI Pusat mengapresiasi Gubernur NTT yang mendapatkan restu Presiden Prabowo Subianto terkait tuan rumah PON XXII/2028. 

“Untuk cabang olahraga yang venue-nya tidak ada di sini, akan diselenggarakan di Jakarta. Ini hasil yang terbaik,” kata Ketum KONI Pusat menceritakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung siap memberikan dukungan. 

“PON XXII/2028 tetap menjadi PON XXII/2028 NTT-NTB bukan, PON XXII/2028 NTT-NTB-DKI,” tegas Marciano. 

Marciano berharap Musorprov berjalan lancar dan menjadi contoh karena hasilnya yang positif. “Untuk olahraga, kita harus bersatu, kalau mau berprestasi, kita harus bersatu, dan untuk olahraga, orientasi kita hanya Merah Putih,” pesan Ketum KONI Pusat.

NTT di bawah kepemimpinan Josef, terpenting adalah keberhasilan meyakinkan masyarakat olahraga prestasi Indonesia untuk menetapkan NTT bersama NTB menjadi tuan rumah PON XXII/2028 pada Musornaslub KONI 2022.

“Saya dilantik dengan tugas menjadikan NTT tuan rumah PON XXII/2028, oleh karena itu saya mohon izin untuk sukseskan PON XXII/2028,” katanya. 

Selanjutnya, Josef jelaskan sejarah KONI. Semua cabang olahraga harus ikuti apa tujuan para pendiri di tahun 1938. 

“Saya mengimbau semua cabang olahraga harus rajin kolaborasi dan koordinasi kepada KONI, bukan kepada yang lain,” tegasnya. 

“Keberhasilan diraih hanya dengan keharmonisan,” pesannya. 

Sebagai catatan, Josef dan jajarannya mengantar NTT menempati peringkat ke-14 PON Bela Diri I/2025 Kudus (2 Emas, 4 Perak, 9 Perunggu) dan peringkat Ke-19 PON XXI/2024 Aceh-Sumut (7 Emas, 13 Perak, 16 Perunggu). 

Sebelumnya, NTT peringkat ke-19 PON XX/2021 Papua (5 Emas, 10 Perak, 9 Perunggu), peringkat ke-18 PON XIX/2016 Jawa Barat (7 Emas, 7 Perak, 9 Perunggu) dan peringkat Ke-23 PON XVIII/2012 Riau (3 Emas, 9 Perak, 5 Perunggu).

Terkait prestasi, Gubernur NTT tetapkan target masuk 10 besar PON XXII/2028 NTT-NTB. 

Berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah provinsi. “Kami sudah buat kerja sama regional NTT-NTB-Bali, mencakup 7 aspek,” sebutnya. 

“Kita mencapai Panca Sukses, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi, sukses perekonomian dan sukses pariwisata,” lanjut gubernur. 

“Kami mempersiapkan anggaran Rp 250 miliar untuk penyelenggaraan,” ujar Melkiades berharap Kabupaten/Kota juga menganggarkan. 

author avatar
Tirto Prima Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *