Rakerprov KONI Provinsi NTB Tahun 2026, Fokus Porprov dan PON XXII/2028 NTT-NTB

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Tahun 2026 pada Sabtu, 8 Februari 2026, bertempat di Gedung Tambora, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) NTB, Mataram.

Mewakili Ketua Umum (Ketum) KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno, turut hadir dan membuka Rakerprov KONI Provinsi NTB. Dalam sambutannya, Suwarno mengapresiasi capaian prestasi olahraga Provinsi NTB pada ajang multievent nasional, khususnya Pekan Olahraga Nasional (PON) dan PON Beladiri.

Pada PON XXI/2024 Aceh–Sumatra Utara, NTB berhasil meraih total 54 medali, terdiri dari 16 medali emas, 17 perak, dan 21 perunggu. Capaian tersebut meningkat dibandingkan PON sebelumnya, meskipun secara peringkat NTB belum mampu menembus 10 besar nasional.

Sebagai perbandingan, pada PON XX/2021 Papua, NTB menempati peringkat ke-9 dengan perolehan 15 emas, 11 perak, dan 12 perunggu. Sementara itu, pada PON XIX/2016 Jawa Barat, NTB berada di peringkat ke-14 dengan raihan 11 emas, 10 perak, dan 18 perunggu. Pada PON XVIII/2012, NTB menempati peringkat ke-12 dengan perolehan 11 emas, 5 perak, dan 8 perunggu.

Adapun pada ajang PON Beladiri Kudus 2025, Provinsi NTB berhasil menempati peringkat ke-9 dari 35 provinsi dengan perolehan 6 medali emas, 5 perak, dan 3 perunggu.

Rakerprov KONI NTB Tahun 2026 menjadi forum strategis untuk membahas dua agenda besar olahraga daerah, yakni pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 serta persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan NTB.

Sebagaimana diketahui, KONI Provinsi NTB telah ditetapkan sebagai salah satu tuan rumah PON XXII/2028 melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI Tahun 2022. Oleh karena itu, berbagai aspek strategis turut dibahas dalam Rakerprov ini, mulai dari pembinaan atlet jangka panjang, pemetaan cabang olahraga unggulan, kesiapan sarana dan prasarana olahraga, hingga penguatan sumber daya manusia olahraga seperti pelatih, wasit, dan tenaga pendukung lainnya.

Pada PON mendatang, NTB tidak hanya dituntut sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga harus mampu meningkatkan prestasi. Salah satu langkah paling efektif untuk mencapai target tersebut adalah melalui pembinaan cabang olahraga unggulan secara berkelanjutan.

Selain itu, KONI Pusat juga menekankan pentingnya sinergi antara KONI Provinsi NTB dengan KONI kabupaten/kota, cabang olahraga, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga di NTB. Sinergitas ini diharapkan mampu memastikan kesuksesan NTB baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi pada PON XXII/2028.

Melalui Rakerprov ini, diharapkan seluruh rekomendasi dan keputusan yang dihasilkan dapat menjadi pedoman bersama dalam memperkuat pembinaan olahraga prestasi di NTB serta memastikan kesiapan daerah menuju PON XXII/2028 NTT–NTB.

author avatar
Tasya Aulia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *