Munas PB.WI Tahun 2026, Siapkan Langkah Menuju Olimpiade 2032

Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Tahun 2026, pada Selasa 10 Februari 2026, di Aloft Hotel Jakarta.
Cabang olahraga Wushu merupakan salah satu cabang dengan potensi besar di Indonesia. Perkembangannya dinilai pesat dan merata hingga ke berbagai daerah di seluruh Tanah Air.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum PB. WI, Airlangga Hartarto, Wushu Indonesia berhasil menorehkan berbagai prestasi membanggakan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Terakhir pada SEA Games 2025 di Thailand, Wushu Indonesia sukses meraih total 14 medali yang terdiri dari 6 medali emas, 6 medali perak, dan 2 medali perunggu.
Prestasi lain juga diraih pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh–Sumatera Utara, yang merupakan multievent olahraga nasional terbesar dan pertama kali diselenggarakan di dua provinsi. Pada ajang tersebut, cabang olahraga Wushu berhasil menyumbangkan 29 medali emas, 29 medali perak, dan 40 medali perunggu.

Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS., yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, menyampaikan apresiasinya terhadap PB. WI.
“Mewakili Ketua Umum KONI Pusat, saya mengapresiasi potensi atlet Wushu Indonesia yang telah menorehkan segudang prestasi membanggakan. Tentu prestasi tersebut tidak akan tercapai tanpa kerja keras dan soliditas yang dibangun oleh PB WI, baik di tingkat nasional maupun daerah,” ungkapnya.
Ia juga berharap PB WI terus meningkatkan prestasi melalui evaluasi tata kelola organisasi dan penguatan program pembinaan, termasuk pembinaan atlet usia dini dalam menjaring bibit-bibit atlet potensial.
Munas PB. WI 2026 menjadi forum strategis untuk membahas berbagai agenda penting, di antaranya evaluasi tata kelola organisasi dan program kerja, penetapan kebijakan organisasi, penetapan jajaran kepengurusan masa bakti selanjutnya, serta penguatan komitmen bersama seluruh pengurus pusat dan pengurus provinsi dalam memajukan Wushu Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PB. WI Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus serta memaparkan agenda strategis PB.WI ke depan.
“Saya berterima kasih kepada seluruh jajaran pengurus provinsi yang telah bekerja keras membangun prestasi atlet. Saya menilai prestasi atlet dari seluruh daerah mengalami kemajuan secara bersamaan, itu artinya pembinaan berjalan serentak dan maksimal,” ujar Airlangga.
Ia menambahkan bahwa prestasi Wushu Indonesia tidak hanya diakui secara nasional, tetapi juga mendapatkan pengakuan internasional.
“Tidak hanya dikenal luas, prestasi Wushu menjadi bukti bahwa kita memiliki potensi besar. Hal ini terlihat dari pelaksanaan Kejuaraan Dunia Junior yang dinilai oleh peserta dari berbagai negara sebagai salah satu kejuaraan dunia terbaik, serta capaian pada SEA Games dan Asian Games,” lanjutnya.
Airlangga berharap Munas PB.WI 2026 dapat menghasilkan kebijakan-kebijakan strategis, melahirkan bibit atlet berprestasi, serta mendorong agar nomor pertandingan Kung Fu ke depan dapat dipertandingkan pada PON.
Sebagai informasi, cabang olahraga Wushu direncanakan akan dipertandingkan pada Olimpiade 2032.
“Menuju Olimpiade, kita tinggal satu langkah lagi. Artinya, kita harus terus bekerja keras dan mempertahankan prestasi. Konsolidasi organisasi akan terus kita lakukan demi kemajuan Wushu Indonesia,” tutup Airlangga.

Munas PB. WI 2026 dihadiri oleh perwakilan dari 33 provinsi dan diharapkan mampu menghasilkan kebijakan strategis serta mempersiapkan kontingen Wushu Indonesia untuk menghadapi berbagai ajang single event maupun multievent, baik nasional maupun internasional.


