Mengenal Lebih Dekat Penanganan Cedera Atlet Di Sport Medicine RS Siloam Mampang Jakarta

Kesehatan fisik menjadi salah satu faktor penting bagi atlet dalam menjalani proses latihan maupun saat bertanding. Cedera yang dialami saat bertanding kerap menjadi faktor yang dapat menurunkan semangat dan performa atlet. Oleh karena itu, diperlukan penanganan dan perawatan khusus guna membantu atlet kembali mencapai kondisi terbaiknya.

Dalam upaya meningkatkan pemahaman mengenai penanganan cedera atlet, Ketua Bidang Kesehatan Olahraga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marsma TNI Purn Rochmulyati, SKM., melakukan kunjungan Sport Medicine, pada Kamis 12 Maret 2026, di Rumah Sakit (RS) Siloam Mampang, Jakarta.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung fasilitas dan sistem pelayanan sport medicine yang mendukung penanganan cedera atlet serta proses pemulihan yang optimal. Kehadiran para mahasiswa magang dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk memahami peran ilmu kesehatan olahraga dalam pembinaan atlet prestasi.

Fasilitas yang dimiliki oleh Sport Medicine RS Siloam Mampang dinilai cukup lengkap dan dirancang untuk mendukung proses penyembuhan secara bertahap. Penanganan cedera dilakukan secara terkontrol oleh para Dokter dan Trainer berpengalaman. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa magang KONI Pusat juga berkesempatan mencoba beberapa fasilitas yang tersedia di Sport Medicine tersebut.

Rochmulyati menekankan bahwa kesehatan atlet merupakan salah satu faktor penting dalam pembinaan olahraga prestasi. Melalui dukungan Sport Medicine yang baik, diharapkan atlet dapat meningkatkan performa dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami berharap para mahasiswa magang yang hadir dapat memperoleh pemahaman langsung mengenai sport medicine. Bagi kami, para mahasiswa ini adalah pionir dan duta yang kelak dapat mengenalkan kepada masyarakat bagaimana atlet dapat berprestasi serta faktor-faktor apa saja yang dapat menunjang pencapaian tersebut,” ujar Rochmulyati.

Kedatangan rombongan KONI Pusat di RS Siloam Mampang Jakarta, disambut baik oleh Dr. Grace Tumbelaka, Sp.,KO., selaku Wakil Ketua Bidang Kesehatan Olahraga KONI Pusat, sekaligus salah satu Dokter yang menangani para pasien di Sport Medicine RS Siloam Mampang Jakarta.

Dr. Grace menjelaskan bahwa sistem penanganan dan rehabilitasi cedera di Sport Medicine memiliki beberapa tahapan.

“Cedera pada atlet dapat bersifat ringan maupun berat. Di sini penanganan dilakukan secara bertahap, mulai dari konsultasi, kemudian memasuki fase awal, fase menengah, hingga fase akhir rehabilitasi. Proses pemulihan cedera atlet umumnya memerlukan waktu sekitar tiga hingga enam bulan, tergantung tingkat cedera dan respons tubuh atlet terhadap terapi yang diberikan.,” jelas Dr. Grace Tumbelaka.

“Yang menjadi tantangan dalam penanganan cedera atlet, terkadang atlet masih menyembunyikan rasa sakit demi tetap tampil bertanding, namun hal itu sebetulnya dapat memicu dampak negatif bagi proses penyembuhan dan berpotensi memperparah cedera,” lanjutnya.

Sebagai informasi bahwa Sport Medicine yang dimiliki oleh RS Siloam hanya ada di Mampang Jakarta dan di Kota Yogyakarta.

author avatar
Tasya Aulia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *