Perkuat Prestasi dan Diplomasi Olahraga, FN.Pordasi Berkuda Memanah Jalin Kerja Sama dengan Hungaria

Federasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Memanah Seluruh Indonesia (FN.PBM Pusat) atau Indonesian Horseback Archery Federation (IHAF) secara resmi melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Nemethy Horseback Archery Sport Association, pada Senin 10 Agustus 2026, di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Budapest, Hungaria.

MoU tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kerja sama internasional sekaligus mendorong pengembangan prestasi Berkuda Memanah Indonesia menuju level nasional dan internaisonal. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Umum (Ketum) FN.PBM PUSAT Triwatty Marciano bersama dengan Ketua Nemethy Horseback Archery Sport Association Christoph Arpad Nemethy.

Prosesi penandatanganan disaksikan oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Hungaria, Yang Mulia Penny Dewi Herasati, beserta para undangan dan perwakilan kedua organisasi.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan FN.PBM Pusat dengan Nemethy dalam rangkaian IHAA Forum di Pomaz Hungaria, pada Maret 2026. Pertemuan tersebut menjadi awal terbentuknya kolaborasi yang lebih terstruktur dalam pertukaran pengalaman, peningkatan prestasi, serta pengembangan atlet dan pelatih.

Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman turut memberikan apresiasi atas langkah strategis yang dilakukan oleh FN.PBM Pusat dalam membangun kerja sama internasional dengan Hungaria.

“KONI Pusat mengapresiasi langkah yang dilakukan PP Federasi Nasional Pordasi Berkuda Memanah di Hungaria. Kerja sama ini membuktikan bahwa transformasi organisasi Pordasi memang penting sehingga federasi nasional dapat melakukan kerja sama dengan organisasi terkait di luar,” kata Ketum KONI Pusat.

“Tentunya, kami berharap kerja sama antar federasi nasional dapat meningkatkan kualitas olahraga berkuda memanah, mulai dari standar teknis, pelatihan, regulasi dan sebagainya,” lanjut Marciano.

“Tentunya harus diikuti sosialisasi di berbagai negara, sehingga olahraga berkuda memanah dapat dipertandingkan pada multievent internasional dan atlet-atlet Indonesia dapat mempersembahkan prestasi dunia,” sambungnya.

MoU Bagian Dari Road To PON XXII/2028 dan Visi Internasional

Kerja sama FN.PBM Pusat dan Nemethy menjadi bagian dari langkah strategis membangun prestasi Berkuda Memanah Indonesia secara berjenjang dan berkelanjutan.

Dalam lingkup nasional, kolaborasi ini diharapkan memperkuat persiapan menuju PON XXII/2028, melalui peningkatan kualitas atlet dan pelatih, penguatan sistem kepelatihan, peningkatan standar kompetisi, serta pengembangan ekosistem Berkuda Memanah di berbagai daerah.

Di tingkat internasional, FN.PBM Pusat membawa visi agar Berkuda Memanah Indonesia semakin aktif dalam perkembangan olahraga dunia. Salah satu aspirasi yang ingin diperjuangkan adalah membuka peluang Berkuda Memanah menjadi salah satu cabang olahraga eksibisi dalam ajang Olimpiade Brisbane 2032 di Australia.

Untuk mewujudkan visi tersebut, diperlukan proses panjang melalui peningkatan standar teknis, kualitas sumber daya manusia, relasi internasional, serta kerja sama dengan organisasi Berkuda Memanah dari berbagai negara.

Sport Diplomacy Indonesia Dengan Hungaria

Kerja sama ini juga menjadi bagian dari Sport Diplomacy, mengingat Berkuda Memanah tidak hanya berkaitan dengan olahraga, tetapi memiliki sejarah, tradisi, dan budaya yang kuat.

Karakter tersebut membuka peluang bagi Berkuda Memanah, sebagai wadah yang mempertemukan atlet, pelatih, praktisi, komunitas olahraga, dan masyarakat Indonesia dengan Hungaria.

Melalui kolaborasi ini, pertukaran tidak hanya dilakukan dalam bentuk kompetisi dan pelatihan, melainkan mencakup pengetahuan, pengalaman, budaya, serta nilai-nilai sportivitas. Hubungan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dengan Hungaria.

Tiga Pilar Kerja Sama

Kolaborasi FN.PBM Pusat dan Nemethy dibangun melalui tiga pilar utama yaitu Knowledge Exchange, Athlete Development, dan Cultural Synergy. Ketiganya mencakup pertukaran pengetahuan dan metodologi pelatihan, peningkatan kapasitas atlet dan pelatih, serta penguatan hubungan bilateral Indonesia dengan Hungaria, melalui Berkuda Memanah sebagai olahraga sekaligus bagian dari warisan budaya kedua negara.

Ketua Umum (Ketum) FN.PBM Pusat Triwatty Marciano menilai kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam perkembangan Berkuda Memanah Indoensia dengan pengalaman dan standar internasional.

“Berkuda Memanah bukan hanya sebuah olahraga, tetapi juga merupakan warisan hidup yang menghubungkan kita dengan sejarah, menuntut kedisiplinan, serta membangun ikatan yang kuat antara manusia dan kuda. Melalui kerja sama ini, kami ingin menjembatani semangat dan perkembangan Berkuda Memanah di Indonesia dengan pengalaman dan keunggulan standar internasional,” ungkap Triwatty Marciano.

Menurutnya, pembangunan prestasi membutuhkan pembinaan atlet yang berkelanjutan, peningkatan kualitas pelatih, kompetisi yang berjenjang, serta relasi internasional yang kuat agar atlet Indonesia semakin siap bersaing di level yang lebih tinggi.

“Kerja sama ini diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat proses tersebut, sekaligus mendukung perjalanan Berkuda Memanah Indonesia menuju PON XXII/2028 dan membangun pijakan bagi visi yang lebih besar di tingkat internasional,” sambungnya.

Berkuda Memanah Sebagai Jembatan Diplomasi

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Hungaria, Yang Mulia Penny Dewi Herasati, menekankan bahwa kerja sama FN.PBM Pusat dan Nemethy memiliki makna yang lebih luas dari sekadar pengembangan prestasi olahraga.

“Berkuda Memanah memiliki akar sejarah dan budaya yang kuat, baik di Indonesia maupun Hungaria. Kesamaan tersebut memberikan ruang bagi olahraga untuk menjadi sarana mempertemukan masyarakat kedua negara sekaligus menjaga warisan tradisi dalam konteks modern,” ucap Penny Dewi Herasati.

Menurutnya, kerja sama tersebut dapat menjadi bagian dari Sport Diplomacy yang mempererat hubungan Indonesia dan Hungaria melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, budaya, serta persahabatan antarmasyarakat.

KBRI Budapest juga menyatakan komitmennya untuk menjadi jembatan dalam mendukung berbagai program dan pertukaran yang dapat memperkuat hubungan kedua negara melalui olahraga.

FN.PBM Pusat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yang Mulia Penny Dewi Herasati beserta seluruh jajaran KBRI Budapest atas dukungan dan fasilitasi sehingga penandatanganan MoU dapat terlaksana dengan baik.

Dari MoU Menuju Implementasi

Penandatanganan MoU menjadi awal dari rangkaian program kerja sama yang akan dikembangkan secara bertahap, mulai dari pengembangan atlet dan pelatih, pertukaran pengetahuan dan metodologi latihan, peningkatan kompetensi teknis, hingga kegiatan olahraga bersama.

Sebagai tindak lanjut awal, FN.PBM Pusat mengundang Christoph Arpad Nemethy untuk hadir di Indonesia pada November 2026. Kunjungan tersebut direncanakan bertepatan dengan Grand Launching Nawasena Academy sekaligus menjadi momentum penyelenggaraan Berkuda Memanah Clinic yang melibatkan atlet, pelatih, dan komunitas Berkuda Memanah Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, atlet dan pelatih Indonesia akan memperoleh kesempatan untuk belajar dan bertukar pengalaman secara langsung dengan praktisi Berkuda Memanah dari Hungaria, khususnya dalam aspek teknik, metodologi latihan, pengembangan atlet, serta peningkatan standar kepelatihan.

Kehadiran Christoph juga diharapkan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara FN.PBM Pusat, Nemethy Horseback Archery Sport Association, Nawasena Academy, serta komunitas Berkuda Memanah lainnya di Indonesia.

Kerja sama ini diharapkan berkembang menjadi berbagai program pertukaran, pelatihan, kompetisi, dan pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Melalui kemitraan internasional ini, FN.PBM Pusat menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pembinaan Berkuda Memanah Indonesia yang semakin kuat dan berkelanjutan, mulai dari pengembangan atlet di daerah, Road to PON XXII/2028, hingga memperluas jejaring dan kesiapan internasional menuju visi jangka panjang Brisbane 2032.

Dari Hungaria untuk Indonesia, dari olahraga untuk persahabatan. Bersama membangun prestasi, memperkuat diplomasi, dan membawa Berkuda Memanah Indonesia menuju panggung dunia.

author avatar
Tasya Aulia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *