Menjalin Persaudaraan Indonesia dan Timor Leste Lewat Diplomasi Olahraga di UNDIKMA
oleh: Martinez dos Santos

Prof.Drs. Basuki Widodo M.Sc.,PhD, Rektor Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) membuka resmi International Student Inbound Mobility Program (ISIMP) yang melibatkan 8 mahasiswa dan 2 dosen dari Universidade Nacional Timor Lorosa’e (UNTL) di kampus UNDIKMA, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (2/9). Pembukaan ini dihadiri oleh Martinez dos Santos mewakili Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, pimpinan dan civitas akademika UNDIKMA dan pihak Yayasan UNDIKMA.
Dalam sambutannya, rektor yang biasa disapa Prof. Bas, mengucapkan selamat datang di Lombok dan kampus UNDIKMA kepada seluruh delegasi UNTL. “Kehadiran saudara-saudara merupakan kehormatan sekaligus momentum yang sangat berharga bagi penguatan persahabatan, kerjasama akademik, dan diplomasi olahraga antara Indonesia dan Timor Leste,” ujar Prof. Bas.
Ia juga menjelaskan program ini bukan hanya tentang pertukaran pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga tentang membangun jembatan persaudaraan antar bangsa. “Melalui kerjasama yang dibangun bersama KONI Pusat, CDTL (KONI-nya Timor Leste), UNTL, dan UNDIKMA, kita sedang menanam benih kolaborasi yang di masa depan dapat berkembang dalam bentuk penelitian bersama, publikasi internasional, pertukaran mahasiswa dan dosen serta berbagai program kerjasama lainnya,” ungkapnya.
Prof. Bas juga mengharapkan para mahasiswa peserta program memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. “Belajarlah tidak hanya di ruang kelas dan lapangan olahraga, tetapi juga dari budaya, nilai-nilai, dan pengalaman hidup masyarakat Lombok. Jadikan program ini sebagai sarana memperluas wawasan global sekaligus memperkuat antar bangsa,” tandasnya.
Dan, di akhir sambutan, Prof. Bas kembali menegaskan kerjasama yang telah dimulai ini tidak berhenti sampai di sini. “Melainkan terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi, kedua negara, dan masyarakat secara luas,” tukasnya.
Sementara itu, Joao Dias Pereira, Direktur Departemen Olahraga UNTL, yang juga ketua tim delegasi UNTL, sekali lagi menyampaikan terima kasih kepada KONI Pusat dan CDTL yang telah membuka pintu kerjasama antara UNDIKMA dan UNTL. “Dari program ini kami bisa mendapatkan hasil yang positif bagi kedua institusi dan kedua negara yang tidak memandang latar belakangnya,” ucap Joao.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada KONI Pusat dan UNDIKMA yang telah memberikan kesempatan dan mendukung semua kegiatan ini dari berbagai fasilitas, sarana, dan prasarana. Tentu saja kami bisa memetik ilmu dari berbagai program yang akan kami laksanakan selama dua minggu di sini. Kami akan mengimplementasikan semua itu di negara kami,” ujar Joao.
ISIMP ini di inisiasi oleh Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman dan menggandeng UNDIKMA yang punya kepedulian tinggi terhadap prestasi olahraga Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Barat. Berbagai atlet dari berbagai cabang olahraga telah dihasilkan dari UNDIKMA, diantaranya Lalu Muhammad Zohri, pelari 100 meter yang pernah merebut medali emas di Kejuaraan Dunia Atletik Junior di Tampere, Finlandia, tahun 2018 dengan cacatan waktu 10,18 detik.


