PORPROV XVII Jawa Tengah 2026 Resmi Dibuka, KONI Pusat Harapkan Lahir Atlet Berprestasi

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 resmi dibuka Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Stadion Jatidiri, Semarang Raya, Minggu (25/10/2026).

PORPROV XVII Jawa Tengah 2026 diikuti 7.999 atlet dan 1.910 ofisial yang berkompetisi pada 58 cabang olahraga dengan total 810 nomor pertandingan.

Penyelenggaraan tahun ini dipusatkan di kawasan Semarang Raya meliputi Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Kendal.

Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, yang diwakili Wakil Ketua Umum (Waketum) III KONI Pusat Mayjen TNI Purn Andrie T.U. Soetarno, menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya atlet selam Syabilla Rizkia Putri Raharja.

“Atas nama Ketua Umum dan seluruh jajaran pengurus KONI Pusat, kami menyampaikan turut berduka cita atas berpulangnya Syabilla. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan,” ungkapnya.

“Para atlet yang bertanding hari ini adalah putra-putri terbaik dari daerah masing-masing yang telah melalui proses pembinaan,” ujarnya.

Ia turut mengapresiasi berbagai prestasi yang telah diraih atlet Jawa Tengah di tingkat internasional. Menurutnya, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para atlet dan pembina olahraga untuk terus meningkatkan prestasi.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya sportivitas bagi seluruh peserta selama mengikuti pertandingan.

“Setiap atlet diharapkan berkompetisi secara jujur, mematuhi peraturan, menghormati lawan, dan menerima hasil pertandingan dengan sikap dewasa,”ujarnya.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan selama perlombaan. “Setiap atlet diharapkan memperhatikan kondisi fisik, mematuhi ketentuan keselamatan, dan mengikuti arahan pelatih serta petugas pertandingan,”ujarnya.

Ketua Umum KONI Jawa Tengah sekaligus Ketua Harian PB Porprov XVII Jateng 2026, Sujarwanto Dwiatmoko, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kompetisi tersebut.

Ia menilai, keterbatasan anggaran justru mendorong perlunya pola kerja sama yang lebih luas. Porprov, menurutnya, tidak bisa hanya mengandalkan satu lembaga, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.

“Porprov ini bukan hanya milik KONI, tapi milik seluruh masyarakat Jawa Tengah. Dukungan dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, termasuk daerah yang membantu penyediaan venue, merupakan bentuk kolaborasi yang luar biasa,” kata Sujarwanto.

Lebih dari sekadar perebutan medali, Porprov XVII Jawa Tengah 2026 menjadi panggung pembinaan dan evaluasi prestasi olahraga daerah. Ajang ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat berkembang ke tingkat nasional, bahkan internasional, sekaligus memperkuat fondasi pembinaan olahraga berkelanjutan di Jawa Tengah.

Dengan semangat kompetisi dan kebersamaan, Porprov XVII Jawa Tengah 2026 diharapkan menjadi perayaan olahraga yang tidak hanya menghadirkan pertandingan berkualitas, tetapi juga meneguhkan nilai disiplin, kerja keras, sportivitas, dan persatuan.

author avatar
Media dan Humas KONI Pusat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *