Dilantik Ketum KONI Pusat, Agustiar Sabran Tegaskan Olahraga Catur Sebagai Pemersatu Bangsa

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, secara resmi mengukuhkan dan melantik Ketum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB.Percasi) Masa Bakti 2026–2030 H. Agustiar Sabran, dan jajarannya di Hotel Mulia Senayan pada 27 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Ketum KONI Pusat menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PB.Percasi atas konsistensinya dalam pembinaan prestasi olahraga catur Tanah Air, termasuk kontribusi suksesnya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut.

“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada atlet-atlet catur yang hadir pada PON XXI Aceh-Sumut 2024,” kata Ketum KONI Pusat.
Ke depan, catur mendapatkan tempat dipertandingkan pada multievent olahraga nasional. “Pada tahun 2027 kita ada Pekan Olahraga Nasional Indoor dan catur akan menjadi salah satu yang dipertandingkan dan pada PON XXII/2028 NTT-NTB catur dipertandingkan,” sambungnya.
Marciano menekankan bahwa catur merupakan salah satu cabang olahraga strategis yang tidak hanya mengasah strategi, pemikiran, dan sportivitas, tetapi juga terus membanggakan Indonesia di tingkat internasional melalui prestasi.
“Catur berperan pada pembangunan bangsa karena mempelajari catur sejak usia dini membangun generasi yang berpikir strategis, membaca langkah lawan, menghadirkan terobosan untuk mencapai tujuannya,” jelas Marciano.
Di samping itu, atlet-atlet catur Indonesia juga berprestasi di kancah internasional. Pada SEA Games 2025 Thailand: 1 Medali Emas, 2 Medali Perak, dan 4 Medali Perunggu. Selanjutnya, 9th Eastern Asia Youth Chess Championship (EAYCC) 2025 di Zhuhai, Cina: 4 Medali Emas, 1 Medali Perak, dan 2 Medali Perunggu.
Ketum KONI Pusat juga berharap PB.Percasi menjadi organisasi yang produktif. “Menjadi cabang olahraga yang menjadi panutan dalan tata kelola organisasi, prestasi atlet dan kompetisinya,” lanjutnya.
“Mari kita buat bangga Bangsa Indonesia karena prestasi atlet-atletnya,” tegas Marciano.
Terpenting, PB.Percasi harus menjadi pemersatu bangsa. “Bicara olahraga, kita hanya bicara Merah Putih karena olahraga pemersatu bangsa. Di olahraga kita bersatu untuk bangsa kita,” tegas Marciano.

Sebelumnya, Agustiar Sabran menegaskan persatuan olahraga. “Olahraga ini lambang persatuan, dari sila ketiga Persatuan Indonesia, apalagi di tengah digitalisasi dan globalisasi,” tegas Gubernur Kalimantan Tengah.
“Bangsa ini butuh persatuan, dipastikan setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya, tentunya kita harus terus berkoordinasi dengan pengurus yang lama,” sambungnya.
“Apalagi apa yang dibuat ketua sebelumnya sangat luar biasa, terbukti banyaknya Grandmaster yang diciptakan beliau,” lanjutnya.

Di sampaikan PB.Percasi akan berencana membuat sekolah catur. “Catur ini olahraga yang murah meriah, hanya modal papan,” kata Agustiar Sabran.
“Kalau kita ada keberanian, ada kemauan, dan ada tekad, pasti bisa,” tegasnya.


