Diva Renatta Jayadi Juara di Nantou 2026, Samai Rekor Nasional 4,2 Meter
Atlet lompat galah putri Indonesia, Diva Renatta Jayadi, menjadi juara pada Nantou International Pole Vault Invitational Meet 2026, Minggu, 22 Maret 2026. Diva meraih medali emas dengan catatan lompatan 4,2 meter, menyamai rekor nasional yang ia pecahkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.
Peringkat kedua diraih Natalie Lark asal Amerika Serikat dengan tinggi 4,1 meter, sedangkan peringkat ketiga ditempati atlet asal India, Nnikita Aakre, dengan lompatan 3,95 meter.
“Selamat atas prestasi membanggakan Diva Renatta Jayadi yang berhasil menjadi juara lompat galah pada Nantou International Pole Vault Invitational Meet 2026. Semoga prestasi ini diikuti capaian berikutnya pada keikutsertaan di ajang single event maupun multievent internasional selanjutnya,” kata Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn. Marciano Norman.
Ia juga mengingatkan agar Diva terus berlatih untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi.
“Diva memecahkan rekor nasional atas namanya sendiri pada PON XXI Aceh-Sumut, dan dengan tinggi lompatan yang sama, ia kini menjadi juara internasional. Hal tersebut merupakan bukti kualitas PON,” sambungnya.
Ke depan, direncanakan peserta PON harus mencapai standar terukur yang ditetapkan, misalnya pada lompat galah para peserta harus mencapai ketinggian minimum tertentu. Targetnya pada setiap nomor terukur, akan lahir pemecahan rekor baru.
Marciano juga menyampaikan terima kasih kepada pelatih, ofisial, serta Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) yang dipimpin Jenderal TNI (HOR) Purn. Luhut Binsar Pandjaitan.
“Atletik Indonesia harus semakin baik, karena ini cabang olahraga strategis pada multievent internasional. Banyak nomor pertandingan yang dapat dimenangkan atlet Indonesia,” ujarnya optimistis.
Apresiasi dan penghormatan juga diberikan kepada kedua orang tua Diva yang merupakan atlet berprestasi dan berperan besar dalam perjalanan kariernya. Diva merupakan putri pasangan Nunung Jayadi dan Dedeh Erawati. Ayahnya adalah mantan atlet lompat galah Indonesia yang memegang rekor nasional selama 21 tahun, sementara ibunya merupakan pelari gawang legendaris yang dijuluki ‘Ratu Gawang Indonesia’ karena menjuarai tingkat nasional selama 21 tahun berturut-turut.


