FN Pordasi Berkuda Memanah Kirim Kontingen Indonesia pada The VI World Nomad Games 2026

Federasi Nasional Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (FN PP Pordasi) Berkuda Memanah mengirim kontingen Indonesia untuk berlaga pada The VI World Nomad Games 2026 di Kirgizstan, 31 Agustus hingga 5 September 2026.
Dua atlet yang dikirim adalah Arum Nazlus Shobah asal NTB dan Arsa Wening Arrosyad asal DKI Jakarta.
World Nomad Games merupakan ajang olahraga internasional yang mempertandingkan berbagai olahraga tradisional dari masyarakat nomaden sekaligus menjadi sarana pelestarian warisan budaya. Ajang tersebut telah berkembang menjadi simbol warisan masyarakat nomaden serta menjadi wadah untuk mempererat persahabatan dan hubungan antarnegara peserta.
Penyelenggaraan The VI World Nomad Games 2026 berlangsung di wilayah Issyk-Kul, dengan salah satu lokasi pertandingan berada di Kyrchyn Gorge. Venue tersebut memiliki nilai historis karena sebelumnya digunakan dalam penyelenggaraan World Nomad Games pertama, kedua, dan ketiga.
Pada cabang olahraga berkuda memanah, sebanyak 25 negara ambil bagian dengan total 125 atlet. Negara-negara peserta antara lain tuan rumah Kirgizstan, Malaysia, Kazakhstan, Prancis, Afrika Selatan, Australia, Uzbekistan, Iran, Inggris, Jerman, Thailand, Kanada, Belgia, Amerika Serikat (Native), Rusia, Slowakia, Jepang, Hungaria, Spanyol, Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Oman, Lebanon, serta Indonesia.
Ketua Umum FN Pordasi Berkuda Memanah Triwatty Marciano berpesan kepada kontingen Indonesia agar tampil maksimal sekaligus menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti ajang internasional tersebut.
“Selamat bertanding, tunjukkan kemampuan terbaik, junjung sportivitas dan jalin persahabatan dengan seluruh pegiat olahraga berkuda memanah dari berbagai negara. Atlet Berkuda Memanah yang mewakili Indonesia merupakan yang terbaik yang Indonesia miliki saat ini,” pesan Ketum FN Pordasi Berkuda Memanah Triwatty Marciano.
Kedua atlet yang dikirim ke Kirgizstan memiliki prestasi gemilang. Arum merupakan pemanah api Cauldron pada Fornas VII NTB/2025, juara umum Gauchoux Open International Competition France 2024, juara umum International Horseback Archery Syege System di Ankara Turki 2021 dan banyak lainnya.
Arsa juga memiliki catatan prestasi membanggakan seperti juara umum individu dan juara umum tim, serta meraih perak dan juga perunggu pada International Multi Sport Event BRICS Games 2024 di Kazan Rusia. Pada tahun sebelumnya, Arsa juara St George Cup 2023 International Horseback Archery Championship di Rusia. Selain itu, masih banyak lagi prestasi mereka berdua.
Menurut Triwatty, keikutsertaan Indonesia pada World Nomad Games 2026 tidak hanya ditujukan untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan penting bagi atlet berkuda memanah Indonesia untuk menambah pengalaman bertanding di tingkat internasional.
“Tujuan utama kejuaraan ini adalah menjadi wakil Indonesia dan momentum para atlet berkuda memanah Indonesia mendapatkan pengalaman. Semoga dengan pengalaman yang semakin banyak, atlet-atlet berkuda memanah Indonesia dapat menjadi lebih baik dari waktu ke waktu sehingga dapat menjadi juara setiap kali tampil pada kejuaraan internasional,” sambungnya.
Keikutsertaan Indonesia pada The VI World Nomad Games 2026 diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembinaan olahraga berkuda memanah nasional. Selain mengasah kemampuan dan mental bertanding atlet, pengalaman menghadapi atlet dari berbagai negara menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas atlet Indonesia pada kompetisi internasional berikutnya.


