Ketum KONI Pusat Pimpin Finalisasi Persiapan PON XXII/2028: Maksimalkan APBD dan Fokus Olahraga Olimpiade
Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 Nusa Tenggara di ruang rapat Lukman Niode pada Jumat 27 Februari 2026.
Rapat tersebut dihadiri Wagub NTT Irjen Pol Purn Dr. Johni Asadoma, Ketum KONI NTB Mori Hanafi dan Ketum KONI DKI Jakarta Prof. Dr. Hidayat Humaid.

“Pertemuan ini adalah tindak lanjut dari pertemuan saya dengan Menpora RI. Dalam pertemuan itu, banyak progres yang telah dilaporkan,” buka Ketum KONI Pusat. Ketum KONI Pusat diterima audiensi oleh Menpora RI pada 18 Februari 2026.
Kepada Menpora RI, Ketum KONI Pusat melaporkan beberapa hal, mulai dari hasil pertemuan dua gubernur Nusa Tenggara dengan Presiden RI Prabowo Subianto dan pertemuan Ketum KONI Pusat dengan Gubernur DKI Jakarta yang menghasilkan dukungan venue untuk PON XXII/2028.

Ketum KONI Pusat menyampaikan ketetapan dari pemerintah untuk PON XXII/2028. “Sudah ditegaskan bahwa tidak ada pembangunan venue baru di NTT dan NTB. PON XXII/2028 ini maksimalkan APBD,” tegas Marciano.
“Cabang olahraga yang dipertandingkan fokus pada cabang olahraga Olimpiade (termasuk Winter Olympic), unggulan Asian Games serta SEA Games, dan pilihan tuan rumah. Dari itu, kita harus punya provinsi lain yang bisa mempertandingkan laga yang venuenya tidak ada di NTT-NTB,” sambung Marciano menyampaikan solusi.
DKI Jakarta menjadi pilihan terdepan sebagai provinsi penyangga, namun namanya tetap PON XXII/2028 NTT-NTB. Hal tersebut juga sudah disetujui Gubernur DKI Jakarta.
“DKI Jakarta dengan senang hati menawarkan diri,” ujar Gubernur DKI Jakarta Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo pada pembukaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) XIII DKI Jakarta Tahun 2026 pada 5 Februari 2026.
Kadispora DKI Jakarta yang juga menegaskan kesiapan beberapa venue. DKI Jakarta memiliki beberapa venue terstandar internasional, seperti akuatik, berkuda equestrian, ice skating, velodrome dan lain sebagainya.
“Rapat kali ini menjadi finalisasi yang hasilnya akan dilaporkan ke Menpora RI,” tegas Marciano.

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan berita acara rapat yang dipimpin Mayjen TNI Purn Dr.Suwarno. Dokumen tersebut akan dilaporkan ke Menpora RI. Selanjutnya, direncanakan visitasi kembali ke NTT-NTB.


