Marciano Norman Tutup Program Sport Diplomacy Indonesia–Timor Leste

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menutup secara resmi program Sport Diplomacy antara Indonesia dan Timor Leste. KONI Pusat menginisiasi program dengan bekerja sama bersama Confederacao Do Desporto De Timor Leste (CDTL, KONI-nya Timor Leste).

Selanjutnya, di Tanah Air, KONI Pusat menggandeng Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) untuk menjadi tuan rumah program bernama International Student Inbound Mobility Program (ISIMP). Adapun peserta yang disiapkan oleh CDTL berasal dari Universidade Nacional Timor Lorosa’e (UNTL).

“Alangkah indahnya, kita negara yang bertetangga membangun suatu kehidupan yang penuh keakraban, kita saling mengisi kekurangan dan mendukung pada hal positif,” kata Marciano.

“Melalui olahraga, saya berharap, peran Indonesia dan Timor Leste, kita bisa terus meningkatkan prestasi atlet-atletnya,” sambungnya.

Marciano menceritakan pengalamannya ketika bertugas di Timor Leste, tepatnya Ainaro. Hubungan dengan masyarakat Timor Leste begitu hangat. Ia menjelaskan untuk memilih pengemudi, ajudan dan staf terdekat berasal dari warga setempat. “Hati saya ini bersama mereka,” jelasnya.

“Saudara-saudara juga adalah saudara saya juga, saya ingin kita bangkit bersama. Saya ingin Timor Leste dihormati negara lain. Boleh saja kecil tapi punya kualitas sumber daya manusia yang luar biasa,” kata Marciano memotivasi.

“Selamat jalan, saudara-saudaraku, sampaikan salam untuk CDTL, UNTL dan masyarakat Timor Leste,” tutupnya. 

Di akhir, Ketum KONI Pusat menyerahkan secara simbolis perlengkapan Petanque kepada delegasi Timor Leste. UNDIKMA memberikan bola, KONI Pusat melengkapi dengan bola kecil, circle, tas hingga pengiriman ke Timor Leste. Harapannya, sepulang dari Indonesia, delegasi Timor Leste dapat terus mengembangkan olahraga Petanque.

author avatar
Tirto Prima Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *