Munas PB.PTMSI Tegaskan Komitmen Peningkatan Prestasi Tenis Meja Indonesia

Bertempat di Hotel Ciputra Jakarta, Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB.PTMSI) melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) Tahun 2026, pada Kamis 5 Februari 2026.

Diikuti oleh perwakilan pengurus provinsi (pengprov) PTMSI, Munas kali ini menjadi agenda penting dalam pemilihan Ketua Umum (Ketum), penyusunan program kerja, serta evaluasi agenda organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tanga (AD/ART) PTMSI.

Dalam pelaksanaannya, Munas juga membahas isu-isu strategis terkait pembinaan atlet, peningkatan kualitas kompetisi, penguatan organisasi di daerah, serta sinergi dengan berbagai pihak guna mendorong prestasi Tenis Meja Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat diwakili oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) I KONI Pusat Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno, S.IP., M.Sc., menyampaikan apresiasi atas kinerja PB.PTMSI.

“Mewakili Ketua Umum KONI Pusat saya menyampaikan apresiasi yang luar biasa terhadap Ketua Umum PB.PTMSI beserta jajaran yang sudah semangat berupaya untuk mempertahankan organisasinya, perlu saya tegaskan bahwa cabang olahraga yang diakui oleh KONI Pusat hanya satu yakni PB.PTMSI,” tegas Suwarno.

“Untuk menghadapi dinamika yang ada saya yakin tidak mudah, tapi Bapak Peter ini semangat dan daya juang nya sangat tinggi, oleh karenanya saya sangat mengapresiasi PB.PTMSI yang terus menjalankan organisasinya sesuai dengan regulasi yang ada dan terus menyelenggarakan kompetisi demi peningkatan prestasi Tenis Meja Indonesia,” sambungnya

Waketum I KONI Pusat juga menghimbau agar PB.PTMSI tetap berjalan sesuai aturan dan fokus terhadap pembinaan prestasi.

Sebagai induk cabang olahraga Tenis Meja di Indonesia, PB. PTMSI terus menyelenggarakan kompetisi seperti Silatama, Silataruna, dan yang terakhir dan baru saja dilaksanakan PTMSI Bersatu Cup. Kompetisi ini ditujukan untuk mendukung program pembinaan serta menjadi bentuk evaluasi kualitas atlet Tenis Meja, mengingat atlet berprestasi lahir dari kompetisi dan pembinaan yang berjenjang.

Dukungan pengurus provinsi PTMSI dinilai menjadi kunci penting dalam pelaksanaan program kerja yang dibangun, tanpa dukungan tersebut program kerja yang telah diusung mustahil bisa berjalan dengan lancar.

Komitmen PB.PTMSI juga dibuktikan dengan penyelenggaraan kejuaraan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut) yang berjalan dengan lancar tanpa hambatan serta menghasilkan prestasi membanggakan.

Ke depan diharapkan PB.PTMSI dapat terus menghadapi tantangan dengan bekerja sama dan menjaga soliditas antar pengurus mulai dari Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga nasional.

Ketum PB.PTMSI Peter Layardi Lay menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran pengurus PB.PTMSI yang selalu bekerja sama dan menjaga soliditas ditengah dinamika olahraga yang ada.

“Saya mengapresiasi kepada rekan-rekan PB.PTMSI yang terus mendampingi saya, saya juga mengucapkan terima kasih atas militansi teman-teman dimana kondisi PTMSI saat ini cukup berat, namun kita tetap bersama-sama menghadapi dan mencari solusi. Saya berharap Munas ini berjalan baik dan lancar sesuai mekanisme tata kelola organisasi sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PTMSI,” ucap Peter Layardi Lay.

“Melalui Munas ini, diharapkan lahir keputusan-keputusan strategis yang mampu memperkuat fondasi organisasi serta mendorong peningkatan prestasi atlet secara berkelanjutan,” sambungnya.

PB.PTMSI juga memberikan penghargaan bagi para atlet berprestasi baik tingkat nasional maupun internasional seperti SEA Games 2025 Thailand.

Dengan terselenggaranya Musyawarah Nasional kali ini, PB.PTMSI menegaskan komitmennya untuk terus memajukan olahraga Tenis Meja Indonesia melalui pembinaan yang terstruktur, kompetisi yang berkesinambungan, serta organisasi yang solid dan profesional.

author avatar
Tasya Aulia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *