Peringati HUT ke-88, Ketum KONI Pusat Tegaskan KONI Ada dan Bertanggung Jawab atas Pembinaan Olahraga Prestasi Indonesia

Pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-88 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus dan staf KONI Pusat. Ucapan sama juga disampaikan kepada anggota KONI Pusat, baik KONI Provinsi hingga kabupaten/kota, Induk cabang olahraga dan organisasi fungsional.
Sebelum penyampaian arahan, para hadirin menyaksikan penayangan video kilas balik perjalanan Pekan Olahraga Nasional (PON). Video tersebut menampilkan rekam jejak dan peran konsisten KONI dalam membina olahraga prestasi sejak sebelum kemerdekaan Indonesia.
Dalam sambutannya, Marciano memaparkan sejumlah terobosan multi kejuaraan. “Tahun ini kita akan melaksanakan PON Pantai di Ancol. Selanjutnya, pada awal 2027 kita menyelenggarakan PON Bela Diri, PON Indoor, dan PON Remaja,” ujar Ketum KONI Pusat.
Selain ajang PON terobosan, KONI Pusat juga menjalin kemitraan strategis dengan sektor industri, salah satunya Chandra Asri. Pada 2027 mendatang, kolaborasi ini siap menghadirkan kompetisi nasional untuk cabang olahraga panahan dan panjat tebing.

Mengenai persiapan PON XXII/2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB), Marciano membeberkan langkah taktis organisasi. Pihaknya telah menugaskan Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno, beserta tim untuk meninjau langsung kondisi pascabencana alam di wilayah Nusa Tenggara. Peninjauan ini bertujuan memastikan kelayakan venue olahraga serta mengkaji opsi pemindahan lokasi jika diperlukan.
Marciano menegaskan bahwa penyelenggaraan PON XXII/2028 harus efisien dan tidak membebani anggaran pemerintah, sehingga tidak ada pembangunan gelanggang baru.
“Menjabarkan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto bahwa PON harus tetap berjalan, tuan rumah yang terpilih adalah NTT dan NTB. Kita akan mempertandingkan cabang olahraga yang venue-nya sudah tersedia di NTT dan NTB, sementara sisanya akan dialihkan ke Jakarta,” tegas Marciano.
Di akhir penyampaiannya, Marciano menekankan bahwa jajaran program terobosan ini merupakan bukti nyata keberadaan dan komitmen KONI Pusat dalam membina olahraga prestasi secara akuntabel.
“KONI itu ada, dan KONI bertanggung jawab penuh atas amanah yang diberikan oleh seluruh anggotanya,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan pesan selamat ulang tahun dari Menpora RI Erick Thohir dan juga hadiah berupa jersi Tim Nasional Sepak Bola Indonesia yang ditandatangani oleh para penggawa juara FIFA ASEAN Cup 2026.


