Pordasi dan Bupati Aceh Tengah Sepakat Optimalkan Lapangan H.M. Hasan Gayo untuk Olahraga Berkuda

Konfederasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (KN Pordasi) mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk mengoptimalkan pemanfaatan Lapangan Pacu Kuda H.M. Hasan Gayo sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga berkuda, khususnya Pacu yang telah membudaya dan juga Berkuda Memanah yang potensinya besar.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga ketika menjamu Ketua Presidium KN Pordasi Triwatty Marciano, Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, Ketum KONI Aceh Pon Yaya dan beberapa tokoh olahraga di Aceh. Jamuan makan malam digelar di pendopo Bupati Aceh Tengah pada malam tanggal 29 Agustus 2026.

Pada jamuan makan malam tersebut, membahas pengembangan dan pemanfaatan Lapangan Pacuan Kuda H.M. Hasan Gayo. Pengembangan Lapangan Pacu Kuda H.M. Hasan Gayo yang merupakan venue warisan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut, dapat mendorong pengembangan Sport Industry dan Sports Tourism di daerah tersebut sehingga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.  

“Dengan adanya pertandingan olahraga berkuda secara rutin di Lapangan Pacuan Kuda H.M. Hasan Gayo, kami berharap tumbuh Sport Industry dan Sports Tourism yang dapat menggerakkan perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Aceh Tengah,” jelas Ketua Presidium KN Pordasi Triwatty.

Menurutnya, manfaat tersebut terutama dapat dirasakan oleh para peternak kuda dan pelaku UMKM yang berada di sekitar kawasan kegiatan olahraga. Tentunya potensi besar Lapangan H.M. Hasan Gayo dapat dikembangkan tidak hanya sebagai venue pacuan kuda, tetapi juga sebagai lapangan berkuda memanah berstandar internasional.

“Secara teknis, fasilitas venue H.M. Hasan Gayo yang telah berstandar nasional dapat dikembangkan sebagai lapangan berkuda memanah berstandar internasional. Dengan demikian, penggunaannya akan semakin produktif dan manfaatnya semakin luas,” kata Triwatty.

Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem olahraga berkuda di Aceh Tengah, baik untuk Pacu Kuda maupun berkuda memanah yang erat kaitannya dengan olahraga Sunnah dalam Islam. Selain menjadi tempat penyelenggaraan pertandingan, keberadaan venue yang aktif juga diharapkan dapat mendukung pembinaan atlet, komunitas olahraga berkuda, peternak kuda, serta berbagai sektor ekonomi masyarakat.

Kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menjadi langkah positif bagi KN Pordasi dalam mendorong optimalisasi fasilitas olahraga berkuda di daerah. KN Pordasi telah merencanakan pengelolaan lapangan Pacu Kuda terbaik di Indonesia tersebut. Sinergi tersebut diharapkan dapat menjadikan Lapangan H.M. Hasan Gayo semakin produktif sekaligus memberi manfaat yang lebih besar bagi perkembangan olahraga dan masyarakat Aceh Tengah.

Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, KN Pordasi optimistis Lapangan Pacuan Kuda H.M. Hasan Gayo dapat berkembang menjadi salah satu venue olahraga berkuda yang memiliki peran penting, baik dalam pembinaan olahraga maupun pengembangan sport tourism dan sport industry di Indonesia.

author avatar
Tirto Prima Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *