Raya Sahetapy Resmi Dilantik sebagai Ketua Umum IBCA MMA Kota Tangerang Selatan Masa Bakti 2026–2030

Setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota pada 25 Februari 2026, Raya Sahetapy resmi dilantik sebagai Ketua Umum Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) Kota Tangerang Selatan masa bakti 2026–2030. Pelantikan dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026, di Aula Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan.

Pelantikan kali ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman yang diwakili Ketua Bidang Media dan Humas KONI Pusat, Muhammad Tirto Prima Putra, Walikota Tangerang Selatan Drs. H. Benyamin Davnie, dan Ketua KONI Kota Tangerang Selatan Mahludin Lubis, serta Ketua Pengprov IBCA MMA Provinsi Banten. 

Pasca pelantikan, IBCA MMA Kota Tangerang Selatan akan menjalankan dua transformasi utama, yakni standarisasi dan profesionalisasi pembinaan, serta rebranding MMA sebagai olahraga yang berkarakter dan berprestasi.

Jajaran kepengurusan baru IBCA MMA Kota Tangerang Selatan juga berkomitmen membangun sistem pelatihan yang terstruktur serta jalur prestasi yang terukur bagi atlet amatir. Ke depan, setiap atlet akan didata berdasarkan performa dan hasil kompetisi guna memastikan proses pembinaan berjalan objektif, transparan, dan berkelanjutan.

Ketua Bidang Media dan Humas KONI Pusat, Muhammad Tirto Prima Putra, menyampaikan apresiasinya kepada jajaran pengurus IBCA MMA Kota Tangerang Selatan yang baru dilantik.

“Momentum ini menjadi bagian penting dalam memperkuat organisasi serta meningkatkan pembinaan olahraga bela diri campuran di daerah. Mewakili Ketum KONI Pusat saya memberikan apresiasi kepada generasi muda Kota Tangerang Selatan yang memiliki tekad untuk memajukan prestasi olahraga nasional. Keberadaan IBCA MMA diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan atlet-atlet berprestasi yang nantinya dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Tirto.

“MMA akan digelar pertandingankan pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, sehingga ke depan kita butuh atlet-atlet IBCA MMA Indonesia yang berprestasi dunia. Apabila berprestasi, semoga Kota Tangerang menjadikan IBCA MMA sebagai cabang olahraga unggulan disertai mengembangkan potensi sport industry & sport tourism dari olahraga bela diri ini” sambungnya. 

Sebagai informasi, pada November mendatang Provinsi Banten akan menggelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), dengan Kota Tangerang Selatan sebagai tuan rumah.

Ketua IBCA MMA Kota Tangerang Selatan, Raya Sahetapy, menegaskan kesiapan organisasinya dalam menyongsong ajang tersebut.

“Porprov akan digelar pada bulan November mendatang dan kami menargetkan Kota Tangerang Selatan dapat menjadi juara umum. Untuk itu, kami berharap adanya bimbingan dan sinergitas yang kuat antara KONI dan pemerintah daerah agar pembinaan atlet dapat berjalan maksimal. Kami juga meyakini bahwa MMA dapat menjadi salah satu medium positif untuk mengurangi kekerasan antar pelajar melalui pembinaan disiplin, sportivitas, dan mental yang baik,” kata Raya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa MMA membutuhkan figur-figur muda yang mampu membawa cabang olahraga tersebut berkembang lebih baik di masa depan.

“Kita membutuhkan figur-figur anak muda untuk membangun cabang olahraga MMA agar semakin berkembang di Kota Tangerang Selatan. Ke depan, saya berharap organisasi dan manajemen MMA dapat berjalan lebih baik sehingga mampu melahirkan prestasi yang tinggi. Saya juga berharap MMA dapat menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu meraih juara umum pada ajang Porprov nanti,” ujarnya.

Di sisi lain, Wali Kota Tangerang Selatan turut menyampaikan dukungannya terhadap perkembangan IBCA MMA di Kota Tangerang Selatan.

“IBCA MMA Kota Tangerang Selatan menjadi langkah positif dalam pengembangan olahraga bela diri di daerah. MMA merupakan olahraga yang membutuhkan keterampilan serta fisik yang kuat, sehingga pembinaannya harus dilakukan secara serius dan terarah,” ungkapnya.

Ia juga menilai MMA memiliki potensi besar untuk berkembang dan diminati masyarakat.

“Pada ajang Porprov nanti, Kota Tangerang Selatan akan menjadi tuan rumah. Saya melihat MMA memiliki peluang besar untuk diminati masyarakat sepanjang dijalankan sesuai aturan yang berlaku,” sambungnya. 

Menurutnya, pertumbuhan masyarakat Kota Tangerang Selatan yang mencapai 2,4 persen setiap tahun harus diiringi dengan peningkatan prestasi generasi muda di bidang olahraga.

“Dengan pertumbuhan masyarakat Kota Tangerang Selatan yang mencapai 2,4 persen setiap tahun, saya berharap anak-anak muda di Tangsel mampu memperkaya prestasi olahraga daerah,” kata Walikota Tangerang Selatan.

Wali Kota Tangerang Selatan juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga.

“Saya senang melihat anak-anak muda yang memiliki semangat tinggi, dan tentunya Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan selalu mendukung perkembangan olahraga dan pembinaan generasi muda. Mari bersama-sama kita bangun Tangerang Selatan menjadi lebih baik lagi,” tutup Walikota Tangerang Selatan. 

author avatar
Tasya Aulia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *