Tim Menembak Indonesia Raih Medali Perak 10 Meter Air Pistol Beregu Putra Asian Games 2026
Tim menembak Indonesia berhasil meraih medali perak pada nomor 10 meter air pistol beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Aichi Prefectural General Shooting Gallery, Toyota, Jepang, Kamis (24/9/2026).
Medali perak tersebut diraih oleh Muhamad Iqbal Raia Prabowo, Sulthanul Aulia Maruf, dan Wira Sukmana setelah mengumpulkan total nilai 1.743-57x.
Indonesia memiliki total poin yang sama dengan Cina yang meraih medali emas, yakni 1.743 poin. Namun, Cina unggul dalam jumlah tembakan tepat pada area inner-10 dengan 70 kali, sedangkan Indonesia mencatat 57 kali.
Persaingan kedua negara berlangsung ketat hingga penentuan medali harus dilakukan berdasarkan jumlah inner-10. Jepang melengkapi podium dengan medali perunggu setelah mencatat 1.730-54x.
Selain menyumbangkan medali perak beregu, Indonesia juga menempatkan dua atlet, yakni Iqbal dan Sulthanul, pada babak final nomor perseorangan.
Iqbal tampil sebagai petembak terbaik pada babak kualifikasi dengan mencatat 589 poin dan menempati peringkat pertama. Sementara itu, Sulthanul berada di posisi ketiga dengan 583-16x. Ia berada di bawah petembak China, Bu Shuaihang, yang juga mengoleksi 583 poin, tetapi unggul dalam jumlah inner-10 dengan 21 kali.
Adapun Wira mencatat 571 poin. Ketiga catatan tersebut kemudian diakumulasikan menjadi skor beregu Indonesia yang membawa Merah Putih meraih medali perak.
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menyampaikan apresiasi atas perjuangan tim menembak Indonesia yang telah memberikan kontribusi medali bagi kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
“Apresiasi dan selamat kepada Muhamad Iqbal Raia Prabowo, Sulthanul Aulia Maruf, dan Wira Sukmana yang telah berjuang maksimal hingga berhasil mempersembahkan medali perak untuk Indonesia. Hasil ini menunjukkan bahwa persaingan di level Asia sangat ketat dan setiap poin memiliki arti penting,” ujar Marciano.
“Terima kasih atas kerja keras atlet, pelatih, ofisial dan tentunya Ketum Pengurus Besar Pengurus Menembak Indonesia (PB.PERBAKIN) Letjen TNI Purn Joni Supriyanto beserta jajaran,” tutup Marciano.


