Timnas Berkuda Memanah Indonesia Juara Umum IHAA Greater Asian Championship 2026

Atlet-atlet binaan Federasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (FN Pordasi) Berkuda Memanah Indonesia berhasil menorehkan prestasi membanggakan, yakni menjadi juara umum pada International Horseback Archery Alliance (IHAA) Asian Greater Championship 2026, yang digelar pada 25 hingga 27 September 2026, di Moskow, Rusia.
Indonesia tampil dominan dengan capaian 5 medali emas, 2 medali perak, dan 2 medali perunggu dari tiga nomor pertandingan yakni Young Rider, Senior, dan Junior. Medali dipersembahkan oleh Arsa Wening Arrosyad (20 tahun), Tio Fawaz Ananta (22 tahun), Hammas Syauqi Syahid (20 tahun), dan Dzaakir Alhanif (15 tahun).
Hasil tersebut sekaligus menempatkan Indonesia di puncak klasemen, unggul dari tuan rumah Rusia dan Kazakhstan.
Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Timnas Berkuda Memanah Indonesia yang menjadi juara umum IHAA Greater Asian Championship 2026.
“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya menyampaikan selamat kepada Timnas Berkuda Memanah Indonesia yang tampil membanggakan bangsa dan negara, ini sangat luar biasa menjadi juara umum pada IHAA Greater Asian Championship di Moskow, Rusia,” kata Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.

“Berkuda Memanah ini merupakan cabang olahraga yang terbilang baru namun mampu berprestasi di tingkat internasional, sangat membanggakan,” sambungnya.
“Terima kasih, apresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya atas kerja keras para atlet, pelatih, ofisial dan juga federasi nasional hasil transformasi organisasi Pordasi, yakni Pengurus Pusat Federasi Nasional Pordasi Berkuda Memanah/ IHAF yang dipimpin Ibu Triwatty Marciano dan jajarannya,” lanjut Ketum KONI Pusat.
Ketum FN. Pordasi Berkuda Memanah (Indonesian Horseback Archery Federation/ IHAF) Triwatty menyampaikan selamat kepada para atlet dan pelatih. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Timnas Berkuda Memanah Indonesia yang telah bekerja keras.
“Selamat kepada para atlet dan pelatih. Prestasi ini sangat membanggakan karena menjadi terbaik di Greater Asia, yakni seluruh Asia dan juga beberapa negara Eropa. Terima kasih kepada Timnas Berkuda Memanah Indonesia yang telah bekerja keras dan memberikan hasil terbaik untuk Merah Putih, Ini merupakan bukti bahwa berkuda memanah Indonesia memiliki potensi prestasi yang besar” ujar Triwatty.
“Partisipasi di Moskow ini bukan sekedar mengejar podium, namun juga memperkuat posisi Indonesia dalam peta perkembangan olahraga Berkuda Memanah internasional, sekaligus mempererat persahabatan antarnegara anggota di kawasan Greater Asia,” sambungnya.
IHAA Asian Greater Championship 2026 diikuti oleh 12 negara yaitu Indonesia, Rusia, Kazakhstan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, Pakistan, China, Mongolia, Yordania, Maroko, Aljazair, dan Singapura, dengan total sekitar 40 atlet.
Mempertandingkan tiga kategori, yakni Raid 233, Tower 90, dan Hunt Track/HBA Eventing. Kejuaraan tersebut merupakan bagian dari kompetisi Berkuda Memanah berdasarkan zona benua yang berada di bawah IHAA, meliputi Amerika, Afrika, Eropa Barat, Eropa Timur, Asia, dan Oseania. Rangkaian kompetisi internasional tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju World Cup 2027.

Prestasi Atlet Berkuda Memanah Indonesia
Berdasarkan hasil pertandingan, Arsa Wening Arrosyad tampil gemilang di kategori Young Rider dengan meraih dua medali emas, masing-masing dari nomor Raid 233 dan Tower 90.
Sementara itu, Tio Fawaz Ananta menyumbangkan dua medali emas untuk Indonesia pada kategori Senior melalui nomor Raid 233 dan Tower 90.
Pada kategori Young Rider, Hammas Syauqi Syahid berhasil meraih satu medali emas pada Hunt Track dan satu medali perak pada Raid 233.
Adapun atlet termuda Indonesia, Dzaakir Alhanif, yang turun pada kategori Junior, menyumbangkan satu medali perak pada Hunt Track, serta dua medali perunggu masing-masing dari Raid 233 dan Tower 90.

Hasil Perolehan
Young Rider
• Arsa Wening Arrosyad
- Medali Emas: Raid 233, Tower 90, Juara Umum Individu
• Hammas Syauqi Syahid
- Medali Emas: Hunt Track
- Medali Perak: Raid 233, Juara Umum
Senior
• Tio Fawaz Ananta
- Medali Emas: Raid 233, Tower 90, Juara Umum Individu
Junior
• Dzaakir Alhanif
- Medali Perak: Hunt Track
- Medali Perunggu: Raid 233, Tower 90, Juara Umum Individu
Melalui pencapaian dan pengalaman bertanding di Moskow, FN. Pordasi Berkuda Memanah Indonesia optimis untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet secara berjenjang guna menghadapi kompetisi di masa mendatang.


