Kapolri Cup VII Jadi Ajang Pembinaan Atlet Taekwondo Nasional Menuju PON XXII/2028

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup VII secara resmi dibuka, pada Kamis 9 Juli 2026, di Banten.

Diikuti oleh atlet-atlet Taekwondo dari berbagai Provinsi di Indonesia, Kejurnas kali ini menjadi langkah dari upaya pembinaan, sekaligus menjadi bentuk persiapan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB. TI) guna menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 Nusa Tenggara Timur (NTT)-Nusa Tenggara Barat (NTB).

Turut hadir dalam upacara pembukaan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, S.H., M.H., M.Si., Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) Dr. Surono, S.Pd., M.Pd., Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang diwakili oleh Wakil Ketua Umum KONI Pusat Mayor Jenderal TNI (Purn.) Andrie T.U Soetarno, Ketua Umum KONI Provinsi Banten Dr. H. Agus Rasyid, S,H., M.H., jajaran Pengurus Pusat Taekwondo Indonesia (PB. TI), Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Banten, serta para pejabat dari Kepolisian Republik Indonesia dan Korem setempat.

Wakil Ketua Umum III KONI Pusat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kejuaraan secara konsisten.

“KONI Pusat mengapresiasi penyelenggaraan Kapolri Cup VII sebagai kejuaraan nasional yang telah menjadi salah satu agenda pembinaan atlet. Kompetisi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan pengalaman bertanding bagi atlet dan menjadi bagian dari proses seleksi menuju PON serta event internasional,” ujarnya.

Bertindak sebagai inspektur upacara Irjen Pol. Langgeng selaku Ketua Taekwondo Kepolisian menegaskan pentingnya penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Kapolri Cup sebagai sarana pembinaan atlet sekaligus memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dengan insan olahraga dalam mencetak atlet-atlet Taekwondo yang berkarakter, berprestasi, dan mampu mengharumkan nama bangsa.

“Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup VII bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter, sportivitas, dan prestasi. Kami berharap dari kejuaraan ini lahir atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Irjen Pol. Langgeng.

Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup VII menjadi salah satu agenda penting dalam kalender pembinaan olahraga prestasi nasional. Melalui kompetisi yang kompetitif dan berkualitas, diharapkan akan lahir bibit-bibit atlet potensial yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus menjadi bagian dari kekuatan Indonesia dalam menghadapi berbagai ajang multievent pada masa mendatang.

Kapolri Cup VII diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet Taekwondo berprestasi yang akan memperkuat kontingen daerah masing-masing pada PON, sekaligus menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas pembinaan olahraga Taekwondo nasional.

author avatar
Tasya Aulia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *