Padel Indonesia Siap Ukir Sejarah Dalam Debut di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya

Pengurus Besar Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) secara resmi siap mengirimkan empat atlet terbaik untuk mewakili Indonesia pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya Jepang. Keikutsertaan tersebut menjadi momentum bersejarah sekaligus debut cabang olahraga Padel pada ajang multievent olahraga terbesar di Asia. 

Bagi PBPI, partisipasi ini menjadi langkah penting dalam perjalanan organisasi sebagai cabang olahraga baru, pasca dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, pada 21 Januari 2025, di Kantor KONI Pusat Senayan, Jakarta.

Keempat atlet yang akan memperkuat kontingen Indonesia telah melalui proses seleksi, pembinaan dan persiapan lainnya secara intensif. Keikutsertaan para atlet dalam Asian Games 2026 Aichi-Nagoya diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, melainkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pembinaan atlet, meningkatkan kualitas kompetisi nasional, serta mempercepat perkembangan cabang olahraga Padel di Indonesia. 

Asian Games 2026 Aichi-Nagoya menjadi multievent olahraga terbesar se Asia pertama yang mempertandingkan Padel sebagai cabang olahraga resmi. Momentum tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk mencatatkan sejarah baru, sekaligus menunjukkan potensi atlet-atlet Padel Tanah Air di tingkat Asia. 

Ketua Umum KONI Pusat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembinaan atlet Padel nasional serta memberikan dukungan penuh kepada kontingen Indonesia yang akan berlaga.

“Apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah melalui Kemenpora, KOI dan seluruh induk cabang olahraga anggota KONI yang melakukan pembinaan atlet dengan dedikasi tinggi,” ungkap Marciano. 

“Selaku Ketum KONI Pusat, saya memberikan dukungan kepada para Patriot Olahraga Indonesia yang berlaga pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Menang dan kalah adalah hal biasa dalam olahraga, yang terpenting, menunjukkan penampilan terbaik ketika mewakili Indonesia dengan kepercayaan tinggi serta menjunjung sportivitas dan menjalin persatuan antar pelaku olahraga,” sambungnya. 

Sementara itu, Ketua Umum PBPI Galih Kartasasmita menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia pada Asian Games kali ini merupakan awal dari perjalanan panjang pengembangan prestasi Padel nasional. Oleh karena itu, PBPI tidak membebani para atlet dengan target yang besar. 

“Mengingat ini adalah kali pertama Padel Indonesia tampil pada multievent olahraga terbesar di Asia dengan peserta dari 45 negara, saya tidak ingin memberikan tekanan ataupun tuntutan yang berlebihan kepada para atlet. Namun, saya yakin salah satu dari mereka akan menjadi kebanggaan Indonesia,” ucap Galih.

“Saya yakin mereka akan menikmati setiap pertandingan. Semoga mereka mampu memberikan hasil terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Indonesia,” tutupnya.

Sebagai bentuk persiapan sebelum berlaga dalam Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, PBPI akan mengirimkan delapan pemain terbaik untuk mengikuti Training Camp (TC) di Mallorca, Spanyol. Setelah menyelesaikan TC, para atlet terbaik akan berkesempatan mewakili Indonesia pada ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.

author avatar
Tasya Aulia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *