IHAF Sukseskan Pelatihan IHAA Rule & Regulation Training & Official Judge Course

Dengan tujuan meningkatkan kualitas, kompetensi, dan standarisasi juri, Federasi Nasional Pordasi Berkuda Memanah (PBM) atau Indonesia Horseback Archery Federation (IHAF) sukses menyelenggarakan IHAA Rule & Regulation Training dan IHAA Official Judge Course.
Pelatihan yang mengacu pada standar International Horseback Archery Alliance (IHAA) berlangsung selama 2 hari, pada tanggal 29 – 30 Juni 2026, bertempat di APM Equestrian Center, Tigaraksa, Banten.
Kegiatan ini menghadirkan 2 orang pemateri bersertifikasi IHAA, yaitu:
- Gustiana Ranu Hidayat – IHAA Level 2 Judge, Indonesia,
- Azwariansyah – IHAA Level 1 Judge, Indonesia,
Pelatihan diikuti oleh 23 peserta yang merupakan perwakilan dari 13 Pengurus Provinsi PBM seluruh Indonesia. Para peserta dibekali materi lengkap mengenai Tower Track, Raid Track, dan Hunt Track, serta praktik langsung penilaian sesuai standar IHAA.

Ketua Umum FN PBM atau IHAF Triwatty Marciano, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Pelatihan ini merupakan langkah strategis kami dalam rangka menunjang para official daerah untuk pelaksanaan Porprov, dan sebagai persiapan mengikuti Kejurnas IHAF 2026, BK PON 2027, serta PON XXII NTB 2028. Pada kejuaraan-kejuaraan tersebut, kelas-kelas IHAA dan IHAF akan dipertandingkan,” jelasnya.
Seiring semakin banyaknya kompetisi berkuda memanah maka pemerataan kualitas juri menjadi atensi PBM. “Oleh karena itu, kami memastikan seluruh perangkat pertandingan Horseback Archery di Indonesia memiliki pemahaman dan sertifikasi yang sesuai dengan regulasi IHAA. Kami berharap seluruh Pengprov dapat aktif berpartisipasi dalam setiap pelatihan Juri yang diselenggarakan Federasi Nasional, guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan standarisasi penyelenggaraan pertandingan yang profesional,” ujar Triwatty. Dengan terselenggaranya pelatihan ini, FN PBM menargetkan semakin banyaknya Juri bersertifikasi IHAA di setiap daerah. Hal ini diharapkan dapat menunjang pelaksanaan kompetisi Horseback Archery yang lebih kredibel, adil, dan berstandar internasional di Indonesia.


