KONI Pusat Apresiasi Konsistensi PB PORLASI Gelar Kejurnas Layar Regatta II/2026

Regatta merupakan kejuaraan atau championship dalam cabang olahraga layar. Kejuaraan nasional atau regatta diselenggarakan secara rutin oleh Pengurus Besar Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PB PORLASI). Tujannya sebagai pembinaan penjaringan, penyaringan sekaligus evaluasi program pembinaan di seluruh provinsi.

Hal tersebut disampaikan oleh sekjen PB PORLASI sekaligus Ketua Penyelenggaraan Regatta II /2026 Kolonel Laut Dodik Pudjiargo. Regatta II resmi dibuka oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman yang kehadirannya diwakili Wasekjen II Markus Othniel Mamahit pada 21 Agustus 2026 di Indonesia National Sailing Centre (INSC) Ancol, Jakarta Utara.

Sebelumnya, Regatta I dilaksanakan pada Mei 2026.

“Apresiasi dan penghormatan yang tinggi kepada Ketum PB Porlasi Bapak Erwin Aldedharma dan jajaran pengurus serta anggota, karena melakukan program pembinaan secara konsisten dan berkesinambungan. Semoga konsistensi ini akan melahirkan atlet-atlet layar Indonesia berprestasi dunia,” kata Ketum KONI Pusat.

Sekjen PB PORLASI menyebutkan tujuan dari Regatta ini adalah bentuk eksistensi para atlet untuk tetap berlayar. Regatta ini diadakan setelah bergulirnya PON, dan menjadi tanggung jawab PB PORLASI untuk menggelar Kejurnas.

“Nah, di kala momentum setelah PON, maka untuk menjaga eksistensi dan kualitas atlet, profesionalisme atlet, dan perekrutan atlet baru menuju persiapan dari PON ke PON berikutnya, maka PB PORLASI bertanggung jawab melaksanakan Kejurnas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekjen PB PORLASI mengungkapkan bahwa Indonesia tengah berupaya meningkatkan kualitas prestasi atlet-atletnya, meski menghadapi tantangan keterbatasan peralatan. Namun begitu, ada potensi, tepatnya di Batam sudah mulai memiliki produsen peralatan layar. Walaupun ada beberapa bagian yang masih belum bisa diproduksi di Indonesia karena bahan baku tersedia.

“Nah ini yang sudah ada, ini di Batam. Ada di Batam pabrik perahu layar kelas Optimis, kelas 420. Namun karena ada beberapa komponen itu impor, maka pengenaan tarifnya juga tarif impor gitu, dikaitkan dengan harga unitnya,” Tuturnya.

Animo Peserta

Regatta II / 2026 kali ini dibuka beberapa nomor pertandingan. Yang pertama, kategori kelas Dinghy dengan 11 nomor, diikuti oleh 70 atlet dan kategori windsurfing dengan 6 nomor, yang diikuti oleh sekitar 20 atlet. Regatta ini diikuti oleh Jakarta, Jawa Barat, Banten, Bali, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan bahkan peserta dari luar negeri seperti Singapura dan Inggris.

Salah-satunya William Woolston, pria asal Inggris yang turut meramaikan kegiatan ini. William merupakan atlet asal club Horning Sailing Club, kelas dighny, nomor ILCA 6 Men. Darah salah satu orang tuanya yang berasal dari Makassar menariknya kembali ke Tanah Air untuk bertanding layar. Kejuaraan kali ini, merupakan pengalaman pertama baginya bergala di INSC.

Apresiasi sebesar-besarnya disertai animo besar disampaikan kontingen Singapura. Pelatih dari Singapura T. C. Chua, bisa menikmati ombak, dan angin yang cukup besar di Indonesia.

Selain itu T C Chua turut mengenalkan para atlet binaannya yaitu Addy Annuar, Marcus Thye, Qi Shan, Trevor Ng, Kate Teo. Dimana lokasi ini cocok untuk para pemula, karena ombak dan angin yang cukup stabil. Target Ia pada kali ini adalah cukup bermain dengan baik dan bisa finis.

author avatar
Muhammad Revi Rabbani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *