Daud Yordan Tumbangkan Ador Torres di Pontianak, Ketum KONI Pusat Sampaikan Apresiasi Tinggi

Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat masa bakti 2025-2029 Daud Yordan kembali ke ring tinju pada Sabtu 10 Oktober 2026. Berlaga di GOR Terpadu Ayani Pontianak, anggota DPD RI asal Kalimantan Barat ini melawan Ador Torres asal Filipina.
Daud Yordan berhasil meraih kemenangan atas petinju Ador Torres, dalam pertarungan yang berlangsung selama delapan ronde. Kemenangan ini menandai kembalinya Daud Yordan ke atas ring tinju.
Jalannya pertangingan
Ronde pertama, kedua petinju masih saling menjajaki kekuatan kombinasi kecepatan saling serang menyerang. Memasuki ronde kedua, Daud Yordan mulai meningkatkan intensitas serangan. Petinju asal Indonesia tersebut tampil agresif dan terus memberikan tekanan kepada Ador Torres.
Petarungan makin sengit pada ronde ketiga dan keempat, kedua petinju terlibat jual beli serangan Daud terus melancarkan pukulan demi pukulan, sementara Ador Torres berusaha memberikan perlawanan. Pada ronde keempat, Daud juga memanfaatkan pukulan-pukulan pendek untuk menyerang lawannya dari jarak dekat.
Konsistensi Daud dironde kelima dan ronde keenam, ia semakin terus mengambil inisiatif serangan hingga membuat Torres kesulitan mengembangkan permainan dan melancarkan serangan balasan. Tekanan tersebut tidak kunjung dikendurkan pada ronde ketujuh; Daud terus membatasi ruang gerak Torres sekaligus memegang kendali penuh atas pertandingan.
Pada ronde ketujuh, Daud tidak mengendurkan tekanan. Ia terus melancarkan pukulan untuk mendesak dan membatasi ruang gerak Torres, sekaligus menjaga kendali pertandingan.
Memasuki ronde kedelapan yang menjadi ronde terakhir, Daud kembali menunjukkan agresivitasnya dengan melancarkan pukulan-pukulan keras yang mengarah telak ke tubuh lawan. Hingga ronde terakhir, Daud terus berupaya mempertahankan tekanan dan menyelesaikan pertandingan dengan penampilan yang meyakinkan.
“Selaku ketua umum dan mewakili seluruh anggota KONI Pusat, 38 KONI Provinsi, 82 induk cabang olahraga dan 6 organisasi fungsional, saya selalu mendukung Daud Yordan, sebagai bagian keluarga besar KONI Pusat,” ujar Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.
“Terima kasih atas persiapan, kerja keras dan perjuangan Daud Yordan, Ongen Saknosisi, dan juga Leonardo Yordan yang mewakili Indonesia,” tambah Marciano.
“Apresiasi kepada penyelenggara dan juga Garuda TV yang telah menyukseskan pertandingan tinju ini,” sambung Marciano.
“Saya berharap Pertina mampu melakukan pertandingan tinju yang menarik dan memberikan nilai tambah, baik Sport Industry, Sport Tourism dan juga Sportaiment. Dengan begitu, pecinta olahraga tinju lebih banyak dan dampaknya, generasi muda yang tertarik pada tinju juga bertambah sehingga potensi talenta juga meningkat,” lanjut Marciano.
Sebelumnya di laga pembuka, laga pertama mempertemukan petinju Indonesia berusia 25 tahun Leonardo Yordan menang KO atas petinju Thailand Chakkit Rachakhot.
Setelah Leonardo Yordan menangkan laga, Ongen Saknosiwi bertanding melawan Datcharawut Poglo asal Thailand.


