Kejurnas Gateball 2026 Menjadi Langkah Menuju Prestasi Internasional 

Bertempat di Lapangan Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON) Cibubur, Jakarta, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball 2026 secara resmi digelar, pada Selasa 20 Oktober 2026. 

Kejurnas Gateball menjadi bagian penting dalam proses pembinaan olahraga berkelanjutan, sekaligus menjadi wadah bagi para atlet dari berbagai Provinsi untuk mengukur kemampuan dan melakukan evaluasi dari hasil pembinaan yang telah dilaksanakan. 

Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman yang hadir sekaligus membuka secara resmi Kejurnas Gateball 2026, menegaskan bahwa Kejurnas Gateball 2026 menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga prestasi tetap berjalan dengan baik.

“Dalam kondisi yang sangat sulit, saya melihat daerah-daerah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap hadir dalam Kejurnas kali ini. Hal ini menjadi bukti bahwa dalam kondisi apa pun, pembinaan olahraga prestasi tetap berjalan dengan sangat baik. Saya berharap ajang ini dapat menjadi sarana untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus mendorong peningkatan prestasi atlet gateball Indonesia,” ucap Ketum KONI Pusat. 

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sosialisasi  Gateball sejak usia dini serta peningkatan prestasi di tingkat internasional agar cabang olahraga tersebut semakin berkembang dan berpeluang dipertandingkan pada ajang SEA Games hingga Asian Games.

“Gateball memiliki nilai penting dalam membangun karakter bangsa, sehingga sosialisasi sejak usia dini harus terus ditingkatkan. Saya berharap Gateball Indonesia semakin berkembang, prestasinya meningkat, dan mampu bertanding dalam ajang SEA Games hingga Asian Games. Dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan seluruh pihak, saya optimistis peminat Gateball akan semakin maju dan prestasinya dapat terus meningkat,” sambungnya. 

KONI Pusat mendorong Pengurus Besar Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PB.Pergatsi) untuk memperkuat sistem pembinaan yang berjenjang dan berkelanjutan. Mengingat prestasi tidak dapat diraih secara instan, melainkan harus dibangun melalui pembinaan yang berjenjang dan berkelanjutan, kompetisi yang konsisten, evaluasi, serta sinergi yang kuat antara atlet, pelatih, dan seluruh jajaran pengurus PB.Pergatsi. 

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PB.Pergatsi) Diana Kusumastuti, menyampaikan bahwa Kejurnas Gateball 2026 memiliki arti strategis dalam memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan daya saing, serta mempersiapkan atlet menghadapi berbagai ajang kompetisi nasional dan internasional. 

“Di tengah berbagai bencana, para atlet tetap dapat berkumpul dan bertanding. Ini menunjukkan semangat kita untuk mewujudkan gateball Indonesia yang bersatu, berprestasi, dan mendunia. Kami juga mengupayakan Gateball tampil di SEA Games, setidaknya sebagai cabang ekshibisi. Saya mengimbau seluruh pengurus provinsi untuk menjaga kesinambungan pembinaan melalui kompetisi rutin, termasuk turnamen antarklub dan tingkat provinsi.” ujar Diana Kusumastuti.

Ia juga menjelaskan menegaskan bahwa Kejurnas Gateball 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 Nusa Tenggara Timur (NTT) – Nusa Tenggara Barat (NTB), serta mendorong Gateball Indonesia semakin berprestasi dan mendunia.

“Kejurnas ini menjadi bagian strategis persiapan Babak Kualifikasi (BK) PON XXII/2028, dan sejumlah kompetisi nasional lainnya seperti Pornas Sulawesi Utara 2027, dan Pornas Korpri di Lampung, sekaligus ajang evaluasi pembinaan dan penjaringan atlet potensial. Berbagai kejuaraan internasional harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan atlet dan mempererat persahabatan antarnegara,” lanjutnya. 

Sebagai informasi bahwa PB.Pergatsi telah menerima undangan untuk turut bertanding dalam ajang internasional yang digelar di berbagai negara seperti India, Hong Kong, Thailand, dan Australia. Terlebih Indonesia direncanakan akan menjadi tuan rumah kejuaraan South East Asia Gateball pada Mei 2027. PB.Pergatsi berharap upaya ini mampu melahirkan atlet berprestasi di kancah dunia.

Dengan diikuti oleh 747 atlet dari 28 Provinsi, Kejurnas Gateball 2026 diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu meningkatkan prestasi Gateball Indonesia. Kejuaraan ini juga diharapkan menjadi batu loncatan untuk memperkuat pembinaan serta memperluas kontribusi olahraga Gateball dalam pembangunan olahraga prestasi Indonesia.

author avatar
Tasya Aulia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *