Ketum KONI Pusat Membuka Resmi International Taekwondo Pugnator Grandslam Youth Championship Tahun 2026. 

International Taekwondo Pugnator Grandslam Youth Championship Tahun 2026, secara resmi dibuka oleh Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, pada Sabtu 3 Oktober 2026, di Indoor Stadion Kabupaten Tangerang, Banten. 

Kejuaraan internasional tersebut menjadi wadah bagi para atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan di level internasional.

Sebanyak 3000 atlet yang berasal dari 10 negara yakni Indonesia selaku tuan rumah, Malaysia, Turki, Timor Leste, India, Nepal, Filipina, Kamboja, Singapura, dan Pakistan, turut serta bertanding dalam ajang International Taekwondo Pugnator Grandslam Youth Championship Tahun 2026.

Keikutsertaan peserta yang berasal dari berhagai negara menjadi bukti bahwa Taekwondo semakin diminati oleh berbagai masyarakat baik di Indonesia maupun luar negeri, serta menjadi langkah dalam meningkatkan nilai Sport Tourism dan Sport Industry. 

Apresiasi dan penghormatan diberikan oleh Ketum KONI Pusat kepada seluruh pihak yang berkontribusi sehingga kejuaraan ini terselenggara dengan baik. 

“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Ong Stevanus dan seluruh panitia. Kejuaraan ini memberikan ruang bagi atlet untuk menambah pengalaman bertanding dan menguji kemampuan menghadapi atlet daerah maupun luar negeri. Pembinaan atlet muda merupakan investasi prestasi jangka panjang,” ujar Marciano.

Marciano berharap Pugnator Grandslam Youth dapat terus meningkatkan kualitas, dan secara bertahap naik kelas menjadi kejuaraan taekwondo internasional yang membanggakan Indonesia.

“Jaga nama baik daerah dan wilayah yang kalian wakili. Saya berharap ke depan peserta semakin banyak dan kejuaraan ini mampu melahirkan juara-juara taekwondo dunia,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB.TI) Hendry Juanda menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan International Taekwondo Pugnator Grandslam Youth 2026 yang dinilai penting bagi pembinaan dan perkembangan atlet taekwondo.

“Saya mewakili Ketua Umum PBTI mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk pembinaan dan perkembangan atlet taekwondo,” ujar Hendry.

Ia mengingatkan seluruh atlet agar memanfaatkan kesempatan bertanding dengan menunjukkan semangat, kedisiplinan dan sportivitas.

“Kepada seluruh atlet, bertandinglah dengan penuh semangat, disiplin dan sportivitas. Terus tingkatkan kemampuan dan mental juara. Saya berharap kejuaraan ini dapat berlangsung dengan lancar dan seluruh atlet memberikan yang terbaik,” katanya.

Taekwondo merupakan salah satu cabang olahraga Olimpiade, sehingga kontribusi prestasinya sangat dibutuhkan guna mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta Indonesia Emas 2045. Kompetisi pembinaan usia muda diharapkan dapat menjadi salah satu jalur lahirnya atlet potensial menuju panggung olahraga dunia.

Penyelenggaraan edisi ketiga ini diharapkan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, memperluas pengalaman bertanding atlet muda, serta memperkuat program pembinaan cabang olahraga Taekwondo Indonesia dalam melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing dan mengharumkan nama Merah Putih di tingkat internasional.

author avatar
Tasya Aulia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *