KONI Pusat Kenang Dedikasi Indra Kartasasmita untuk Olahraga Indonesia

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Drs.Tb.Lukman Djajadikusuma, MEMOS., hadir mewakili Ketua Umum (Ketum) KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman di pesemayaman jenazah legenda sekaligus pendiri Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB Perkemi), Indra Kartasasmita, pada Rabu, 22 April 2026.
Honbu/Pusdiklat Perkemi di Pondok Gede menjadi saksi bagaimana almarhum dihormati oleh jajaran pengurus Perkemi, para atlet, pelatih, serta sejumlah tokoh olahraga nasional yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Sekjen KONI Pusat menyampaikan rasa duka mendalam sembari mengenang jasa besar Almarhum dalam olahraga, khususnya Shorinji Kempo di Indonesia.
“Almarhum adalah sosok yang sangat bersahabat dan disiplin. Saya sempat mendampingi beliau di beberapa ajang seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade,” kata Sekjen KONI Pusat.
Atensi juga diberikan dalam proses pembinaan atlet di dalam negeri. “Saya juga ingat pada ajang Indonesia Martial Art Games (IMAG) di Bekasi dan Bogor, beliau hadir langsung memberikan semangat kepada atlet dan pelatih yang akan bertanding. Dari situ terlihat betapa besar kecintaan beliau terhadap Shorinji Kempo,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Ade Lukman juga menegaskan bahwa semangat dan dedikasi almarhum harus terus dilanjutkan oleh generasi penerus.
“Saya berharap dedikasi dan semangat beliau dalam olahraga, khususnya Shorinji Kempo, dapat terus kita lanjutkan. Semoga almarhum ditempatkan di sisi terbaik Allah Subhanahu Wata’ala,” tambahnya.

Sementara itu, Ginandjar Kartasasmita selaku salah satu Sensei Shorinji Kempo yang juga pendiri Perkemi bersama Indra Kartasasmita juga turut bercerita. Indra Kartasasmita merupakan pribadi yang hangat dan memiliki peran besar dalam keluarga maupun organisasi.
“Bagi saya dan keluarga, beliau adalah saudara sekaligus sahabat yang sangat baik dan akan selalu kami kenang. Tempat ini merupakan salah satu gagasan beliau yang harus kita lanjutkan. Jasa beliau sangat besar bagi perkembangan Kempo di Indonesia, dari organisasi yang awalnya terbatas hingga kini berkembang luas di seluruh provinsi,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh insan Kempo untuk melanjutkan perjuangan yang telah dirintis oleh almarhum sebagai bentuk penghormatan.
“Saya berharap jasa beliau dapat terus dilanjutkan. Jadikan tempat ini sebagai ruang untuk belajar dan mengembangkan diri, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi beliau,” pungkasnya.
Kepergian Indra Kartasasmita menjadi kehilangan besar bagi dunia olahraga nasional, khususnya cabang olahraga Shorinji Kempo. Namun demikian, semangat, nilai-nilai disiplin, serta dedikasi yang telah diwariskan diharapkan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.


