Sambut Tim Visitasi KONI Pusat, Wali Kota Kupang Tegaskan Kesiapan Sukseskan PON 2028

Wakil I Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno, S.IP., M.Si., bersama Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Pusat Brigjen TNI Purn Ahmad Saefudin dan jajaran pengurus KONI Pusat, diterima Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam jamuan makan malam pada Kamis (15/10).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry E. Pelt, S.H., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Kupang, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Ketua Pengurus Besar Perkemi NTT George M. Hadjoh, Sekretaris Umum KONI Provinsi NTT Alfonsius Theodorus, serta perwakilan pengurus besar cabang olahraga dan pengurus KONI Kota Kupang.
Waketum KONI Pusat Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno, S.IP., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang. Ia menjelaskan, Tim Visitasi terdiri dari jajaran KONI Pusat dan Technical Delegate (TD) dari induk cabang olahraga yang bertugas melakukan penilaian sekaligus finalisasi venue PON 2028.

Visitasi tidak hanya dilakukan di Kota Kupang, tetapi juga sejumlah daerah lain di Nusa Tenggara Timur (NTT), antara lain Rote untuk selancar ombak, Labuan Bajo untuk layar, Alor untuk aeromodeling, Ende untuk arung jeram, serta sejumlah wilayah di Sumba dan kabupaten lainnya.
Menurut Suwarno, penyelenggaraan PON XXII/2028 merupakan agenda besar yang membutuhkan keterlibatan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, potensi daerah di NTT perlu dioptimalkan agar penyelenggaraan PON dapat berjalan dengan baik dan menjadi salah satu penyelenggaraan terbaik dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
“Kami sengaja menyampaikan catatan ini di awal supaya ada persiapan yang lebih baik,” ujarnya
Sementara itu, Wali Kota Christian Widodo menyampaikan terima kasih kepada Tim Visitasi yang telah datang ke Kota Kupang dan memberikan berbagai masukan terkait kesiapan venue serta infrastruktur pendukung. Ia menegaskan Pemerintah Kota Kupang terbuka terhadap seluruh penilaian karena masih tersedia waktu yang cukup untuk melakukan pembenahan sebelum PON 2028.

“Ini kesempatan bagi kami untuk berbenah. Dengan adanya Tim Visitasi ini, kami tahu mana yang kurang. Kami juga terbuka terhadap semua penilaian. Jangan ragu, jangan sungkan, karena kami ingin berbenah supaya nanti kami betul-betul siap menghadapi PON 2028,” ujar Walikota Kupang.
Ia juga mengapresiasi masukan Waketum KONI Pusat dan menyatakan kesiapan Kota Kupang untuk belajar dari pengalaman daerah lain. Menurutnya, kemauan untuk mendengar menjadi bagian penting dalam proses perbaikan.
“Saya percaya tumbuh dimulai ketika kita mau mendengar. Kalau kita tidak mau mendengar lagi, sesungguhnya kita sudah mati. Pembicara yang baik adalah pendengar yang baik,” katanya.
Terkait hasil visitasi, Wali Kota mengatakan kebutuhan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi NTT akan diteruskan kepada Gubernur NTT, sementara Pemerintah Kota Kupang akan menindaklanjuti hal-hal yang menjadi kewenangan pemerintah kota, termasuk infrastruktur pendukung seperti jalan dan fasilitas di sekitar venue.
Menurutnya, kesiapan venue bukan hanya persoalan infrastruktur, tetapi merupakan bentuk penghargaan terhadap perjuangan atlet yang telah berlatih dan menaruh harapan untuk memberikan prestasi terbaik.
“Setiap fasilitas yang kita siapkan dengan baik sebenarnya adalah bentuk penghargaan kepada mereka yang telah berlatih dengan sungguh-sungguh dan menaruh harapan di setiap arena pertandingan,” ungkapnya.
Wali Kota berharap visitasi selama tiga hari dapat berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi yang dapat digunakan untuk membenahi fasilitas olahraga di Kota Kupang. Ia juga mengajak seluruh pihak, mulai dari KONI Pusat, KONI Provinsi, KONI daerah hingga induk cabang olahraga, untuk memperkuat kerja sama.


