Sejarah Panjang Bhakti Pertina untuk Negeri diharapkan Terus Lahirkan Petinju Prestasi Dunia

Ketum Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) terpilih Dr. Hillary Brigitta Lasut menghadap Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman pada Kamis tanggal 28 Agustus 2025.
Hillary terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Pertina tanggal 2 Agustus 2025.
Setelah mengucapkan selamat, Ketum KONI Pusat memberikan pesan untuk olahraga tinju Indonesia.
“Pertina memiliki sejarah panjang. Saya ingin Pertina jalan,” kata Marciano.
“Saudara-saudara ada di organisasi olahraga yang punya sejarah besar,” kata Ketum KONI Pusat menyinggung Pertina yang lahir 30 Oktober 1959. Dengan perjalanan panjang Pertina harusnya mampu hasilnya prestasi membanggakan.
Jalannya Pertina bekerja harus didukung jajaran pengurus yang tulus berkarya untuk mewujudkan prestasi tinju amatir Indonesia. Oleh karenanya, seluruh pengurus harus bersatu demi kepentingan nasional sebagai prioritas utama.
“Pertina ini organisasi olahraga, satu-satunya organisasi yang kita harus kesampingkan kepentingan kelompok. Kita Bicara Olahraga, kita bicara Merah Putih, Olahraga Pemersatu Bangsa,” tegas Marciano.

Di bawah kepemimpinan Hillary, diharapkan muncul atlet hebat seperti Ellyas Pical (Juara Dunia kelas Bantam Yunior IBF), Nico Thomas (Juara Dunia kelas Terbang Mini IBF), Chris John (Juara Dunia Kelas Bulu WBA), Mohamad Rachman (Juara Dunia Kelas Terbang Mini IBF & IBF), dan Daud Yordan (Juara Dunia Kelas Bulu IBO).
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari KONI,” kata Hillary.
Disampaikan juga permohonan mengukuhkan dan melantik Ketum PP.Pertina masa bakti 2025-2029 pada 31 Agustus 2025 di Ritz Carlton.