Timnas Berkuda Memanah Indonesia Berangkat ke Australia, Siap Berlaga Pada IHAA Oceania Regional Championships 2026

Tiga atlet Berkuda Memanah binaan Federasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (FN. Pordasi) Pusat, Rayyan Abdul Karim, Daniel Azmi, dan Arsa Wening, telah berangkat ke Australia, mewakili Indonesia dalam ajang Internasional Horseback Archery Alliance (IHAA) Oceania Regional Championships 2026, pada 12 Oktober 2026.
Kejuaraan tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada 16 hingga 18 Oktober 2026 di Tarago Showground, Australia. Keikutsertaan ketiga atlet ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk unjuk kemampuan di kancah internasional.
Dalam kejuaraan tersebut, Indonesia akan menghadapi persaingan dari sejumlah negara yakni, Australia selaku tuan rumah, Selandia Baru, Singapura, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Jepang. Kehadiran sejumlah negara menjadikan kejuaraan ini sebagai wadah bagi atlet Berkuda Memanah Indonesia untuk meningkatkan kemampuan, pengalaman bertanding, dan memperkuat eksistensi Indonesia dalam olahraga Berkuda Memana internasional.
Ketua Umum (Ketum) FN. Pordasi Berkuda Memanah Pusat, Triwatty Marciano, menyampaikan dukungan dan harapannya kepada Rayyan Abdul Karim, Daniel Azmi, dan Arsa Wening agar dapat memberikan penampilan terbaik selama kejuaraan berlangsung.
“Saya mengucapkan selamat bertanding kepada Rayyan Abdul Karim, Daniel Azmi, dan Arsa Wening yang akan mewakili Indonesia dalam ajang IHAA Oceania Regional Championships 2026 di Australia. Kami berharap ketiga atlet dapat bertanding dengan penuh percaya diri dan tentunya menjunjung tinggi sportivitas, nilai persahabatan, toleransi, serta menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ungkap Triwatty.
“Saya berpesan kepada para atlet untuk menjadikan kejuaraan ini sebagai pengalaman bertanding, mengasah kemampuan, serta menunjukkan bahwa atlet Berkuda Memanah Indonesia mampu bersaing di kancah internasional. Kami di Indonesia mendoakan semoga seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar dan para atlet mampu menorehkan prestasi membanggakan,” sambungnya.

Optimisme terhadap ketiga atlet tidak terlepas dari catatan prestasi sebelumnya pada ajang IHAA Asian Greater Championship 2026 di Moskow Rusia. Para atlet FN. Pordasi Pusat berhasil meraih prestasi membanggakan yakni 13 medali terdiri dari 7 medali emas, 3 medali perak, dan 3 medali perunggu dalam ajang tersebut.
Capaian tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk kembali menunjukkan performa terbaik dalam kompetisi internasional. Keikutsertaan dalam kejuaraan di Australia kali ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas
Di sisi lain, Azwar selaku pelatih menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan para atlet binaannya tersebut, ia menilai selama proses latihan, ketiga atlet tersebut telah menunjukkan perkembangan yang positif. Ia berharap para atlet mampu mempertahankan kualitas penampilan yang selama ini telah dibangun.
“Semoga para atlet dapat menjadi diri mereka sendiri seperti selama ini mereka tunjukkan dalam latihan maupun kompetisi. Terpenting adalah dapat bertanding dengan penuh percaya diri dan tidak menganggap peserta lainnya sebagai kompetitor,” ucap Azwar.
Bagi PBM keberangkatan ketiga atlet mengikuti kejuaraan IHAA Oceania Regional Championships 2026 tidak hanya partisipasi dalam sebuah kejuaraan, melainkan bagian dari komitmen untuk terus mengembangkan prestasi olahraga Berkuda Memanah Indonesia. Kompetisi internasional menjadi wadah penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan, menambah pengalaman bertanding menuju prestasi yang lebih tinggi.
Dengan membawa semangat juang serta tekad untuk memberikan penampilan terbaik, para atlet diharapkan mampu bertanding dengan maksimal, dan kembali mengharumkan nama Indonesia di IHAA Oceania Regional Championships 2026.


