Ketum KONI Pusat Targetkan Kickboxing Jadi Kontributor Medali Indonesia

Bertempat di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Senayan, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman mengukuhkan dan melantik Ketua Umum Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP. KBI) masa bakti 2026-2030, Ngatino, beserta jajarannya, pada 16 September 2026.

Ketum KONI Pusat menetapkan target agar PP. KBI mampu mengantar atlet meraih prestasi di tingkat internasional.

“Dengan pola pembinaan yang baik, saya berharap Indonesia ke depan akan memiliki atlet-atlet Kick Boxing yang bisa kita banggakan karena prestasinya,” pesan Ketum KONI Pusat.

“Saya yakin PP. KBI akan menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu berdiri tegak dengan prestasi terbaiknya, hingga pada saatnya nanti lagu Indonesia Raya berkumandang sebagai penghormatan kepada bangsa dan negara berkat perjuangan para atlet,” lanjut Marciano.

Sekjen KONI Pusat Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS, juga menyampaikan bahwa cabang olahraga bela diri kerap menjadi andalan Indonesia pada multievent internasional. Pasalnya, kontribusi medali dari cabang olahraga bela diri terbilang signifikan.

“KONI Pusat berharap, Kick Boxing jadi kontributor medali Indonesia dari cabang olahraga bela diri,” jelas pria yang akrab disapa Ade Lukman.

Untuk mewujudkan target tersebut, beberapa hal perlu dilakukan PP. KBI. Salah satu yang menjadi prioritas awal adalah penguatan tata kelola organisasi.

“Potensi prestasi KBI tidak akan berkembang secara maksimal apabila tidak didukung oleh organisasi dengan pola pembinaan yang baik. Oleh karena itu, pembinaan harus terus diperkuat dan mendapat dukungan dari seluruh pihak,” jelas Marciano.

Salah satu pekerjaan rumah PP. KBI adalah mempersiapkan atlet menghadapi PON Bela Diri dan PON XXII/2028 yang akan datang.

“Saya berharap Pak Ngatino dan jajarannya terlebih dahulu melakukan evaluasi terhadap kinerja pada masa bakti sebelumnya. Hal tersebut harus menjadi modal penting dalam meningkatkan pembinaan dan prestasi atlet pada masa bakti saat ini,” jelas Marciano.

Marciano juga mengapresiasi komitmen PP. KBI dalam mengembangkan aspek profesional di samping prestasi olahraga. “Saya berharap kedua jalur tersebut dapat berjalan dengan baik dan terarah. Para atlet profesional tentunya telah melalui proses dan jenjang pembinaan yang panjang, sehingga kesiapan atlet harus terus ditingkatkan pada setiap level,” sambung Marciano.

Sebelumnya, Ngatino menyampaikan rasa optimistis terhadap jajaran kepengurusannya yang dihuni oleh orang-orang kompeten dan memiliki komitmen untuk memajukan KBI.

“Masa bakti ini harus diarahkan untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu program yang akan kami kembangkan adalah pembinaan Kick Boxing profesional. PP. KBI tidak hanya akan berfokus pada pembinaan atlet amatir, tetapi juga memberikan ruang bagi atlet untuk berkembang dan memiliki jenjang karier secara profesional,” terangnya.

“Program ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, menjadi wadah pertandingan nasional yang mampu meningkatkan kualitas dan pengalaman bertanding para atlet. Kedua, membuka peluang bagi atlet untuk memperoleh penghasilan secara profesional melalui prestasi dan kemampuan yang mereka miliki. Kami ingin para atlet memiliki masa depan yang lebih baik melalui olahraga yang mereka tekuni,” sambungnya.

author avatar
Tirto Prima Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *