Timnas Angkat Besi Indonesia jadi Andalan pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya

Cabang Olahraga angkat besi terus menjadi salah satu andalan Indonesia dalam kompetisi. Dengan konsistensi prestasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun, para atlet Angkat Besi Indonesia kini bersiap membawa semangat Merah Putih untuk berlaga pada 20TH Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.

Optimisme tersebut semakin menguat setelah Tim Angkat Besi Indonesia di bawah naungan Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Indonesia (PB. PABSI) secara resmi dilepas untuk mengikuti ajang olahraga terbesar di kawasan Asia tersebut.

Dukungan kepada atlet ditunjukkan oleh Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman yang hadir didampingi oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) I KONI Pusat Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno, S.IP., M.Sc., pada acara pelepasan Tim Angkat Besi Indonesia menuju 20TH Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, pada Senin 14 September 2026, di Markas Komando Pangkalan Marinir, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Ketum KONI Pusat menyampaikan apresiasi kepada PB. PABSI, jajaran pelatih, ofisial, serta seluruh atlet yang telah menjalani rangkaian persiapan secara maksimal. Menurutnya, perjuangan untuk menjadi bagian dari Kontingen Indonesia bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk membawa nama bangsa di panggung internasional.

“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya memberikan rasa hormat kepada PB. PABSI yang sejak tahun 2000 tidak pernah absen ikut serta dalam Olimpiade dan menorehkan prestasi membanggakan. Proses latihan yang telah dijalani tentu sangat Panjang, saya yakin PB. PABSI telah mempersiapkan tim dengan sebaik-baiknya untuk mengikuti 20TH Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Jangan ada keraguan, bertandinglah dengan semangat dan tunjukkan yang terbaik,” ucap Ketum KONI Pusat.

Lebih lanjut, Marciano menegaskan bahwa setiap atlet yang menjadi Kontingen Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kehormatan bangsa. Perjuangan di arena pertandingan diharapkan tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga mencerminkan karakter, sportivitas, disiplin, dan semangat juang atlet Indonesia.

“Menjadi Kontingen Indonesia pada Asian Games adalah sebuah kehormatan, kalian tidak hanya membawa nama pribadi dan tim, tetapi juga membawa nama baik bangsa Indonesia. Oleh karenanya, bertandinglah dengan penuh semangat dan junjung tinggi nilai sportivitas serta rasa hormat kepada sesama atlet, saya yakin atlet-atlet yang akan bertanding pada 20TH Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang merupakan putra-putri terbaik bangsa yang mampu menorehkan prestasi tertinggi di kancah dunia,” sambungnya.

Waketum I KONI Pusat juga turut berpesan kepada para atlet untuk tidak menjadikan Asian Games sebagai beban, melainkan momentum untuk menunjukkan hasil dari latihan dan pengalaman yang telah dijalani.

“Saya berpesan untuk jangan dijadikan beban, kalian sudah sering bertanding dan sudah menjalani latihan, sekarang tinggal bertanding dengan percaya diri dan semangat yang tinggi. Fokus dan yakinlah bahwa lawan terberat adalah diri sendiri. Angkat Besi, Bulu Tangkis, dan Panahan selama ini konsisten tampil di Olimpiade, dan kini Panjat Tebing juga menjadi kekuatan baru Indonesia. Saya berharap seluruh atlet mampu memberikan yang terbaik untuk Merah Putih,” ujar Suwarno.

Pada 20TH Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, Tim Angkat Besi Indonesia akan diperkkuat oleh 8 atlet dan berkompetisi pada sejumlah kelas yang terbagi dalam kategori putra dan putri. Pada kategori putra, Indonesia akan turun di kelas 60 kg, 65 kg, 75 kg, dan 85 kg, sedangkan pada kategori putri akan bertanding di kelas 49 kg, 53 kg, 61 kg, dan 69 kg.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB. PABSI Djoko Pramono menyampaikan bahwa persiapan Tim Angkat Besi Indonesia menuju 20TH Asian Games 2026 Aichi-Nagoya telah dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Persiapan tidak hanya difokuskan pada peningkatan kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga mencakup kesiapan mental, pematangan strategi pertandingan, serta evaluasi performa atlet berdasarkan hasil latihan dan kompetisi yang telah dijalani.

“Persiapan yang kami lakukan untuk 20TH Asian Games 2026 Aichi-Nagoya sudah berjalan melalui proses yang panjang dan terukur. Kami terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan atlet, baik dari aspek fisik, teknik, mental, maupun strategi pertandingan. Harapannya, seluruh atlet dapat mencapai kondisi terbaik dan mampu memberikan penampilan maksimal saat bertanding di Aichi-Nagoya,” ujar Sekjen PB. PABSI.

“Yang terpenting adalah para atlet dapat fokus terhadap proses dan menjalankan apa yang sudah dipersiapkan bersama tim pelatih. Kami berharap mereka mampu bertanding dengan penuh keyakinan, menjaga fokus, serta memberikan kemampuan terbaik untuk Merah Putih. Dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia tentunya menjadi motivasi tambahan bagi para atlet dalam menjalankan perjuangan mereka,” sambungnya.

Keikutsertaan tersebut menjadi momentum penting bagi para atlet untuk menunjukkan hasil dari proses latihan panjang yang telah mereka jalani. Pengalaman bertanding di level internasional, dukungan tim pelatih dan ofisial, serta persiapan yang matang menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan ketat di Aichi-Nagoya.

Angkat Besi Indonesia memiliki sejarah panjang dalam memberikan kontribusi prestasi bagi Merah Putih. Karena itu, perjuangan di 20TH Asian Games 2026 Aichi-Nagoya tidak hanya menjadi kesempatan untuk meraih medali, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi prestasi dan melanjutkan kiprah Indonesia di pentas olahraga Asia dan dunia.

Dengan persiapan maksimal, mental bertanding yang kuat, serta semangat untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa, para atlet Angkat Besi Indonesia diharapkan mampu tampil optimal pada 20TH Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.

author avatar
Tasya Aulia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *