KONI Pusat dan RRI Siap Lanjutkan Kerja Sama Perkuat Ekosistem Olahraga Nasional

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menjajaki perpanjangan kerja sama dengan Radio Republik Indonesia (RRI) untuk memperkuat ekosistem publikasi, edukasi, dan popularitas olahraga di Tanah Air. 

Kerja sama ini diharapkan mampu komunikasikan prestasi atlet Indonesia dengan publik yang lebih luas, memanfaatkan berbagai kanal siaran yang dimiliki RRI mulai dari radio hingga video digital. 

RRI melalui Kapuspen Metty (CARI) menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan ruang siar khusus olahraga, melalui program podcast dan wawancara interaktif bersama atlet-atlet binaan KONI lewat siaran Pro 3. Wawancara tidak harus dilakukan secara tatap muka di studio, melainkan dapat dilaksanakan secara daring melalui Zoom, sehingga lebih fleksibel bagi atlet yang tengah menjalani pemusatan latihan. 

Konten wawancara dan liputan tersebut juga akan didokumentasikan dalam bentuk video di kanal YouTube RRI, serta cuplikan yang disebarluaskan melalui media sosial agar jangkauannya semakin luas.

Ketua Bidang Media dan Hubungan Masyarakat KONI Pusat Tirto Prima Putra, menyampaikan kerja sama ini lahir dari keresahan bersama atas minimnya porsi pemberitaan olahraga di media nasional.

“Kami dari KONI kadang sedih, karena berita-berita media di Indonesia kurang meng-highlight olahraga dalam negeri, para Patriot Olahraga Indonesia. Karena itu kami terus mencari cara membangun kecintaan masyarakat terhadap olahraga melalui kolaborasi media,” ujar Tirto Prima Putra.

Ia menambahkan, olahraga memiliki cakupan yang sangat luas, tidak hanya soal prestasi dan medali, tetapi juga proses pembentukan karakter seperti sportivitas, kedisiplinan, dan ketaatan terhadap aturan yang dampaknya dirasakan jauh melampaui lapangan pertandingan. 

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Letjen TNI purn Marciano Norman, KONI Pusat dinilai memiliki visi kuat untuk terus mendorong nilai-nilai tersebut ke tengah masyarakat. KONI Pusat berharap nota kesepahaman (MoU) dengan RRI dapat diperluas cakupannya, mencakup program podcast dan talkshow rutin, peliputan bersama, hingga pemanfaatan konten-konten RRI oleh KONI Pusat.

Sementara itu ketua bidang Sport Intelligence KONI Pusat Eman Sungkowo menyoroti pentingnya pengembangan sport intelligence sebagai pendekatan ilmiah baru dalam dunia olahraga Indonesia, yang akan mulai diperkenalkan dari level grassroots.

“Sport intelligence itu ilmu baru di Indonesia, meskipun di negara-negara maju lain sudah lama diterapkan. Kalau kita mau memenangkan cabang olahraga tertentu, kita harus menggunakan ilmu ini,” jelas Eman Sasongko.

Ia menjelaskan, sport intelligence merupakan proses mencari, menganalisis, dan menyampaikan data serta informasi terkait olahraga kepada para pemangku kepentingan seperti pelatih, sehingga strategi menghadapi lawan dapat disusun secara lebih terukur dan berbasis data, bukan lagi sekadar intuisi.

Kolaborasi KONI Pusat dan RRI juga disiapkan untuk mendukung momentum sejumlah agenda besar olahraga nasional, di antaranya Pekan Olahraga Nasional (PON) cabang Bela Diri di Manado pada pertengahan hingga akhir Oktober 2026, serta PON Pantai di Ancol pada November 2026. 

Kedua pihak sepakat bahwa dukungan pemberitaan dan liputan media semestinya dibangun sejak dari hulu, bukan hanya ramai menjelang event, agar atensi publik dan pemerintah terhadap dunia olahraga dapat tumbuh secara berkelanjutan.

“Dari kerja sama ini kita bisa membangun narasi, bukan cuma pas event baru mulai ramai jadi perbincangan. Harapannya atensi pemerintah ke olahraga juga makin tinggi, karena dampaknya luar biasa dari kesehatan mental, pembangunan karakter bangsa sampai geopolitik dan geostrategis, contohnya seperti PON XX/2021 Papua,” jelas Tirto Prima Putra.

Ia menambahkan, dampak olahraga bahkan bisa dirasakan hingga sektor ekonomi seperti maraknya wushu yang sempat menjadi daya tarik tersendiri bagi pusat perbelanjaan. 

Eman menambahkan juga bahwa olahraga semestinya tetap dijaga netral dari kepentingan tertentu. “Olahraga itu harusnya netral, enggak ada urusan sama politik,” tegasnya.

Sejalan dengan tagline “Bersatu Berprestasi”, KONI Pusat berharap semakin banyak kolaborasi lintas sektor turut memperkenalkan cabang-cabang olahraga yang belum banyak dikenal publik melalui kanal media.

Dengan kerja sama ini, KONI Pusat dan RRI optimistis dapat menghadirkan pemberitaan olahraga yang lebih kaya, edukatif, dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat Indonesia, sekaligus memperkuat semangat persatuan bangsa melalui prestasi olahraga.

author avatar
Keiko Renata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *